Sudah Sepekan, Kebakaran Hutan di Meranti Riau Belum Padam

Kompas.com - 01/03/2020, 14:22 WIB
Tim Satgas Karhutla melakukan pemadaman titik api di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis Rabu (26/2/2020) lalu. Dok. IstimewaTim Satgas Karhutla melakukan pemadaman titik api di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis Rabu (26/2/2020) lalu.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sudah sepekan kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, tak kunjung padam.

Tim gabungan masih berjibaku memadamkan titik-titik api.

Karhutla di Kepulauan Meranti terdapat di Desa Telesung dan Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Pulau Rangsang.

Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Berikut

Kasi Karhutla Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti Ekaliptus mengatakan, petugas yang terlibat mencapai ratusan orang, terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat peduli api (MPA).

"Hari ini kami masih pemadaman. Kami dari BPBD saat ini dibagi dua tim. Saya juga sudah hubungi Manggala Agni (Daops Siak) untuk mengerahkan tim ke sini," kata Ekaliptus saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Minggu (1/3/2020).

Karhutla di dua desa itu, lanjut Ekaliptus, merupakan satu hamparan. Luas areal yang terbakar sudah mencapai puluhan hektar.

Baca juga: TNI Kirim Bantuan, Bagaimana Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Australia?

Namun, menurut dia saat ini titik api tidak lagi meluas karena sudah disekat dengan  eskavator.

"Untuk luas lahan yang terbakar di Desa Telesung sekitar 15 hektar. Kalau di Desa Tanjung Kedabu itu sudah di atas 20 hektar. Tapi ini masih perkiraan sementara,  belum sempat diukur. Kami masih fokus pemadaman," sebut Ekaliptus.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X