Viral Penculikan Bayi di Angkot, Ini Kata Polisi

Kompas.com - 01/03/2020, 06:34 WIB
Ilustrasi bayi Roman Sorkin/ShutterstockIlustrasi bayi

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Beredar kabar adanya penculikan bayi berusia lima bulan di salah satu angkutan kota (angkot) jurusan Lebak Bulus- Parung, Sabtu (29/2/2020).

Bayi berusia lima bulan itu berjenis kelamin perempuan diduga diambil dari ibunya yang jadi korban hipnotis di angkot tersebut.

UPDATE: Setelah polisi melakukan pengecekan lebih lanjut, laporan soal penculikan bayi ini ternyata palsu. Baca juga: Perempuan yang Merekayasa Penculikan Bayi di Angkot Resmi Jadi Tersangka

Baca juga: Kelabui Polisi, Wanita yang Rekayasa Penculikan Bayi Pura-pura Pingsan di Polsek Pamulang


Peristiwa soal penculikan awalnya dikabarkan di Twitter oleh akun @aryprasetyo85.

"Mohon bantu sebarkan supaya pelaku segera tertangkap dan si Anak kmbali berkumpul dgn kedua orang tua nya. Tlh diculik Keponakan Dari ibu yulianah Umur anak 5 bln Jenis kelamin perempuan. Kejadian di Angkot lebak bulus parung Ibunda si bayi dihipnotis di Angkot," tulis akun @Aryprasetyo85.

Baca juga: Kronologi Kasus Ancaman Perkosaan dan Penculikan Syifa Hadju

"Sang ibu Diturunkan di pondok cabe oleh pelaku.penculikan Kejadian Hari sabtu 29feb 2020 sekitar jam 16.00, mohon Teman2 yg menemukan bayi tersebut agar menghubungi bu Yulianah," sambungnya.

Bayi korban penculikan di angkot. Bayi korban penculikan di angkot.

Tak sampai di situ, akun tersebut juga menyebut sang ibu telah melaporkan kejadian penculikan ke Mapolsek Parung, Bogor, Jawa Barat.

Sejauh ini kata dia, keluarga korban syok mendengar kabar tersebut.

"Ibu si bayi sudah lapor kejadian ke polsek parung bogor Info pelakunya 2 orang (laki dan perempuan) skrg ibunda bayinya msh shock berat dan nangis terus. Mohon Bantu d share ke semua orang agar lekas diketemuan, terima kasih," tulis akun tersebut mengakhiri.

Baca juga: Polisi Dalami Ancaman Penculikan dan Pemerkosaan pada Syifa Hadju

Kapolsek Parung, Kompol Puji Astono, membenarkan adanya peristiwa itu.

Puji mengatakan, sang ibu mendatangi Polsek Parung, Bogor setelah sadar bayinya menghilang saat di perjalanan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

Regional
Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X