Pemko Padang Kekurangan 4.000 ASN, Banyak Jabatan Kosong

Kompas.com - 29/02/2020, 16:32 WIB
Ilustrasi CPNS 2019 KOMPAS/RADITYA HELABUMIIlustrasi CPNS 2019

PADANG, KOMPAS.com - Kota Padang mengalami kekurangan pegawai Aparatur Sipil Negara ( ASN) sebanyak empat ribu orang.

Akibatnya banyak jabatan di lingkungan Pemko Padang yang kosong. Jumlah ASN Kota Padang saat ini sebanyak sembilan ribu orang.

Hal ini disampaikan Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Editiawarman, Kamis (27/2/2020).

"Sebenarnya kami tidak menginginkan adanya kekosongan jabatan tersebut. Namun mau bagaimana lagi karena pemko Padang kekurangan pegawai. Jumlah kekurangannya kurang lebih sebanyak empat ribu orang," ujar Editiawarman.

Penerimaan CPNS tidak mencukupi kekurangan pegawai tersebut, apalagi setiap tahunnya selalu ada pegawai yang pensiun.

Baca juga: Selain Aturan Jam Malam, Mahasiswa Putra dan Putri di Padang Dibatasi Saat Bertamu

 

Akibatnya jumlah ideal sulit terpenuhi.

"Untuk penerimaan CPNS kali ini pemko Padang hanya menerima 375 orang. Jumlah itu tentunya masih jauh untuk menutup kekurangan. Apalagi setiap tahun selalu ada pegawai yang pensiun," paparnya.

Meski mengalami kekurangan jumlah pegawai, Editiawarman mengatakan pemko Padang mengoptimalkan pegawai yang ada.

Para pegawai diminta tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Pemko Padang tetap memanfaatkan pegawai ASN yang ada. Pemerintah melalui Wali Kota Padang menginstruksikan para ASN untuk memberikan kinerja yang terbaik dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Padang Berlakukan Jam Malam bagi Pelajar dan Anak Muda

Untuk itu BKPSDM Kota Padang terus berupaya meningkatkan kualitas dari pegawai ASN tersebut agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

"Untuk meningkatkan kualitas dari para ASN tersebut kami mengirim mereka mengikuti pelatihan-pelatihan untuk peningkatan kapasitas mereka," ujarnya.

Lebih jauh dijelaskannya saat ini pihaknya tengah fokus untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong. Beberapa jabatan yang masih kosong adalah kepala BPKAD dan DPRKPP.

"Kami sedang mengupayakan mengisi jabatan yang masih kosong. Setelah ada orangnya kami akan mengajukan ke gubernur lalu menteri untuk kemudian bisa dilantik. Kami juga tidak ingin ada jabatan yang kosong lama terisi," ujarnya.

Baca juga: Curi Sepeda Motor untuk Modal Nikah, Sepasang Kekasih di Padang Ditangkap



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Boyolali Catat Penambahan 6 Klaster Baru Penularan Covid-19

Dinkes Boyolali Catat Penambahan 6 Klaster Baru Penularan Covid-19

Regional
Kabaharkam Perkenalkan Helm Smart KC Wearable, Apa Saja Fungsinya?

Kabaharkam Perkenalkan Helm Smart KC Wearable, Apa Saja Fungsinya?

Regional
'Selama Polisi Masih Sering ke Sini, Kami Masih Ketakutan'

"Selama Polisi Masih Sering ke Sini, Kami Masih Ketakutan"

Regional
Resmi Ditetapkan Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wajib Lapor ke Polda Jateng

Resmi Ditetapkan Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wajib Lapor ke Polda Jateng

Regional
Bocah 8 Tahun Diduga Dianiaya dan Dibuang Orangtuanya, Polisi: Akan Kita Proses

Bocah 8 Tahun Diduga Dianiaya dan Dibuang Orangtuanya, Polisi: Akan Kita Proses

Regional
Kalah Pilkada 2013, Calon Bupati Madiun Edarkan Uang Palsu Rp 1 M, Ini Ceritanya...

Kalah Pilkada 2013, Calon Bupati Madiun Edarkan Uang Palsu Rp 1 M, Ini Ceritanya...

Regional
Kali Kelima, DIY Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19

Kali Kelima, DIY Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 September 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 September 2020

Regional
Pemprov Jabar Klaim Pencemaran di Sungai Citarum Mulai Berkurang

Pemprov Jabar Klaim Pencemaran di Sungai Citarum Mulai Berkurang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 29 September 2020

Regional
Produk Industri Kreatif Lombok Tengah Diusulkan Jadi Merchandise MotoGP Indonesia

Produk Industri Kreatif Lombok Tengah Diusulkan Jadi Merchandise MotoGP Indonesia

Regional
Begal Todong 1 Keluarga yang Naik Motor, 1 Pelaku Tertangkap dan Dihajar Massa

Begal Todong 1 Keluarga yang Naik Motor, 1 Pelaku Tertangkap dan Dihajar Massa

Regional
Ruang Khusus Corona di RSUCM Aceh Utara Penuh dan Melebihi Kapasitas

Ruang Khusus Corona di RSUCM Aceh Utara Penuh dan Melebihi Kapasitas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X