Kisah Pedagang Es yang Curi Susu Formula untuk Bayinya Sita Perhatian Ganjar

Kompas.com - 29/02/2020, 14:05 WIB
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri. Potongan layar videoPria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri.

KOMPAS.com- Seorang pedagang es di Pekalongan nekat mencuri sekotak susu untuk bayinya yang berusia 6 bulan.

Ketahuan mencuri, polisi menginterogasi hingga mengecek ke rumah pedagang tersebut.

Saat menemukan sosok bayi 6 bulan, polisi merasa iba dan justru memberikan tiga kotak susu pada pedagang es.

Kisah yang terekam dalam sebuah video tersebut menyita perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Gubernur melalui akun Twitternya, meminta jajarannya mengecek kondisi penjual es di Pekalongan tersebut.

'Siapa beliau? Tlg @dinsosjateng cek ke kawan2 tksk pkl,' Ganjar menanggapi video yang diposting oleh akun @Aryprasetyo85.

Baca juga: Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Ilustrasi bayiShutterstock Ilustrasi bayi

Terpaksa mencuri susu

Melansir Tribunnews, sosok polisi dalam video tersebut adalah Bripka Windo Nur Suhud dan berdomisili di Pekalongan.

Windo mengaku tidak melaporkan si penjual es lantaran tak tega mendengar kisahnya.

Peristiwa itu, kata Windo, terjadi Selasa, 29 Oktober 2019.

"Di Alfamart Kuripan Lor Pekalongan Selatan," katanya, seperti dikutip dari Tribunnews.

Windo saat itu menegur seorang penjual es yang kedapatan mencuri sekotak susu seharga Rp 37 ribu.

Awalnya penjual es ingin membeli susu tersebut, namun uangnya tidak cukup.

Saat memasukkan susu ke dalam tas, petugas mengetahuinya.

Windo yang berada di tempat tersebut kemudian melerai dan menanyai penjual es.

"Saya khilaf, Pak, tadi mbaknya bilang pada saya, kok buat makan anak dikasih barang curian. Setelah itu saya berpikir, Pak, saya salah," kata pria penjual es pada polisi.

Windo sempat memperingatkan jika tak ada anak kecil di rumahnya, polisi akan menangkapnya.

Saat mengecek ke rumah si penjual es, polisi melihat seorang bayi berusia 6 bulan terbaring di kasur.

Windo kemudian memberikan beberapa kotak susu untuk anak si pedagang es.

Sumber: Kompas.com (Editor: Setyo Puji), Tribunnews



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X