Polisi Ini Tersentuh Tahu Pedagang Es Curi Susu Formula untuk Anaknya, Akhirnya Dibelikan 3 Kotak

Kompas.com - 29/02/2020, 13:05 WIB
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri. Potongan layar videoPria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri.

KOMPAS.com - Bripka Windo Nur Suhud (34), anggota kepolisian dari Pekalongan, menangkap seorang pria pencuri susu formula di sebuah minimarket.

Namun, bukannya ditangkap, Windo malah memberikan tiga kotak susu formula kepada pria itu.

"Kejadian itu terjadi di Alfamart Kuripan Lor Pekalongan Selatan," tutur Windo seperti dilansir dari Tribunnews.com, Jumat (28/2/2020).

Baca juga: Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kepada Windo, pria itu mengaku ingin membeli susu untuk anaknya.

Namun, uang hasil berjualan es hanya Rp 45.000 dan tidak mencukupi untuk membeli susu. Pria itu akhirnya memutuskan untuk mencuri.

Ingin memastikan, Windo meminta pria itu menunjukkan rumahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi tersebut juga sempat memperingatkan, jika tidak ada anak kecil di rumah seperti yang diceritakan, ia akan membawanya ke kantor polisi untuk diproses secara hukum.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Seorang bapak penjual es gepeng keliling nekat mencuri 1 kotak susu bayi SGM yang harganya Rp 37.000 di Kuripan Lor Pekalongan Selatan . Sebetulnya niat awal untuk membeli susu namun uangnya kurang, akhirnya dia nekat memasukan susunya ke bajunya, namun susu yang di sembunyikan, kelihatan karena memang si bapak ini tidak melakukan persiapan (niat awalnya memang mau beli susu bukan mencuri) . Di lokasi kebetulan ada Pak Polisi sedang belanja juga, mengetahui kejadian itu, ia tidak langsung membawa si bapak ke kantor Polisi, ia menginterogasi dulu lalu mengecek ke rumahnya . Ternyata benar bapak ini mempunyai seorang bayi, dia mengaku khilaf dan susu yang sebelumnya di curi si bapak ini akhirnya dibayar oleh pak Polisi . Sepertinya hampir semua manusia pernah dalam posisi paling gelap dalam hidupnya, semoga bapak ini sabar dalam menghadapi cobaan, dan terimakasih untuk Pak Polisi yang membantu . Sampai saat ini saya sedang mencari keberadaan rumah bapak yang menjual es gepeng keliling ???????????? . Via Eris Riswandi @portal.jateng

A post shared by PORTAL SEMARANG (@portalsemarang) on Feb 27, 2020 at 6:51am PST

Namun, sesampainya di rumah pria tersebut, ternyata yang diceritakan benar adanya.

Ada seorang bayi berusia enam bulan yang terlentang di sebuah kasur.

Mengetahui kondisi itu, Bripka Windo mengurungkan niatnya. Karena alasan kemanusiaan, ia tak tega untuk memproses pedagang es keliling tersebut.

Baca juga: Pemprov DKI dan Komisi Pengarah Diduga Malaadministrasi soal Izin Revitalisasi Monas dan Lokasi Formula E

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X