Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/02/2020, 22:06 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku Murad Ismail mengintruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku tak menggunakan wadah plastik dalam pelaksanan kegiatan dan rapat.

“Kepada OPD seluruh lingkup Pemprov Maluku, agar dalam pelaksanaan kegiatan kedinasan, saya perintahkan agar tidak menggunakan media plastik pada acara rapat pertemuan di setiap kantor, termasuk aktivitas seluruh ASN pada jam-jam dinas,” kata Murad saat memberikan sambutan pada kegiatan puncak Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di pantai Desa Laha Ambon, Jumat (28/2/2020).

Baca juga: Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Instruksi ini merupakan lanjutan dari program "Tabaos Gubernur", yaitu Maluku bebas sampah plastik yang telah dicanangkan pada 29 September 2019.

“Melalui momentum HPSN tahun ini, saya mengajak kita semua agar segera mengurangi penggunaan media plastik dalam aktivitas setiap hari,” kata dia.

Murad memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup Maluku proaktif memfasilitasi pembinaan terhadap instansi lingkungan hidup di kabupaten atau kota, kelompok masyarakat, komunitas pemerhati lingkungan, dan pelaku usaha.

Sehingga, pihak tersebut berpartisipasi dalam pengelolaan dan penanganan sampah.

Menurutnya, Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2020, telah menetapkan kebijakan strategis, target, dan program pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga.

“Oleh sebab itu, kepada seluruh jajaran pemda kabupaten/kota se-Maluku agar segera melakukan penyusunan dan penetapan kebijakan, serta strategis daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di wilayah masing-masing,” kata Murad.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Roy Siauta mengatakan, akan menindaklanjuti instruksi gubernur itu.

Baca juga: 200,088 Ton Sampah Dibersihkan Selama HPSN di Ambon, Masyarakat Diimbau Lebih Peduli Lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Maluku akan mengadakan pertemuan dengan pelaku usaha perhotelan untuk menyosialisasikan program tersebut.

"Sosialisasi sudah kita lalukan, namun ada beberapa yang belum mengetahui tentang itu. Untuk itu, ke depan kita akan mengundang semua hotel di Kota Ambon untuk disosialisasikan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com