Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kompas.com - 28/02/2020, 21:39 WIB
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri. Potongan layar videoPria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Potongan video yang memperlihatkan percakapan antara seorang polisi dengan pencuri susu formula di sebuah minimarket viral di media sosial.

Dalam video itu, seorang polisi di Pekalongan, Jawa Tengah, yang diketahui bernama Bripka Windo Nur Suhud (34), sedang mengintrogasi seorang pria di depan sebuah minimarket.

Sementara, pria berkaos hitam yang diduga pencuri susu formula terlihat menyesal dengan perbuatan yang dilakukan.

Dalam percakapan, pria yang bekerja sebagai penjual es keliling itu menceritakan alasannya mencuri sekotak susu formula tersebut kepada Bripka Windo.

Baca juga: Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Awalnya, pria itu mengaku tidak punya niat untuk mencuri. Perbuatannya itu juga baru pertama kali dilakukan.

Namun, ia terpaksa melakukan karena uangnya tidak cukup untuk membelikan susu formula seharga Rp 37.000 untuk anaknya yang berusia 6 bulan di rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya khilaf Pak, tadi mbaknya (petugas minimarket) bilang pada saya, kok buat makan anak dikasih barang curian?."

"Setelah itu saya berpikir, Pak, saya salah," ujar pria di video tersebut.

Mendengar cerita pria itu, Bripka Windo awalnya sempat tak percaya.

Polisi tersebut juga sempat memperingatkan, jika tidak ada anak kecil di rumah seperti yang diceritakan, ia akan membawanya ke kantor polisi untuk diproses secara hukum.

Baca juga: Aniaya Ibu Kandung, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Diamankan Polisi

Namun, sesampainya di rumah pria tersebut ternyata yang diceritakan benar adanya.

Ada seorang bayi berusia enam bulan yang terlentang di sebuah kasur.

Mengetahui kondisi itu, Bripka Windo mengurungkan niatnya. Karena alasan kemanusiaan, ia tak tega untuk memproses pedagang es keliling tersebut.

Ia justru terlihat mengeluarkan bingkisan plastik dari dalam tas berisi sejumlah kotak susu formula dan diberikan langsung kepada pria itu untuk kebutuhan anaknya.

"Ini buat anak kamu," kata Bripka Windo di video.

Saat dikonfirmasi, Bripka Windo mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/10/2019).

Namun, baru viral belakangan setelah diunggah di media sosial.

Dalam peristiwa itu, ia mengaku tidak tega memproses hukum pedagang keliling tersebut setelah mendengar dan melihat kondisinya secara langsung.

"Kejadian itu terjadi di Alfamart Kuripan Lor Pekalongan Selatan," tutur Windo seperti dilansir dari Tribunnews.com, Jumat (28/2/2020).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul VIRAL Penjual Es Nekat Curi Susu untuk Bayinya dan Kepergok Polisi, Ganjar Sampai Beri Respons



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X