Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kompas.com - 28/02/2020, 21:39 WIB
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri. Potongan layar videoPria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri.
Editor Setyo Puji

Namun, sesampainya di rumah pria tersebut ternyata yang diceritakan benar adanya.

Ada seorang bayi berusia enam bulan yang terlentang di sebuah kasur.

Mengetahui kondisi itu, Bripka Windo mengurungkan niatnya. Karena alasan kemanusiaan, ia tak tega untuk memproses pedagang es keliling tersebut.

Ia justru terlihat mengeluarkan bingkisan plastik dari dalam tas berisi sejumlah kotak susu formula dan diberikan langsung kepada pria itu untuk kebutuhan anaknya.

"Ini buat anak kamu," kata Bripka Windo di video.

Saat dikonfirmasi, Bripka Windo mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/10/2019).

Namun, baru viral belakangan setelah diunggah di media sosial.

Dalam peristiwa itu, ia mengaku tidak tega memproses hukum pedagang keliling tersebut setelah mendengar dan melihat kondisinya secara langsung.

"Kejadian itu terjadi di Alfamart Kuripan Lor Pekalongan Selatan," tutur Windo seperti dilansir dari Tribunnews.com, Jumat (28/2/2020).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul VIRAL Penjual Es Nekat Curi Susu untuk Bayinya dan Kepergok Polisi, Ganjar Sampai Beri Respons

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Dosen Tepergok Sedang Seks Oral ke Remaja Laki-laki

Oknum Dosen Tepergok Sedang Seks Oral ke Remaja Laki-laki

Regional
Pria Bersenjata Tajam Ngamuk di Kantor Polisi, Sudah Dikepung, tapi Tetap Melawan

Pria Bersenjata Tajam Ngamuk di Kantor Polisi, Sudah Dikepung, tapi Tetap Melawan

Regional
Usai Disuntik Calon Vaksin Covid-19, Pengemudi Ojek: Ngantuk Tak Tertahan

Usai Disuntik Calon Vaksin Covid-19, Pengemudi Ojek: Ngantuk Tak Tertahan

Regional
Pria di Semarang Cabuli Anak Tiri, Terbongkar Setelah Ayah Kandung Korban Diberitahu Mantan Mertuanya

Pria di Semarang Cabuli Anak Tiri, Terbongkar Setelah Ayah Kandung Korban Diberitahu Mantan Mertuanya

Regional
Sebuah Rumah Makan Padang Terbakar, Satu Orang Meninggal

Sebuah Rumah Makan Padang Terbakar, Satu Orang Meninggal

Regional
Pria Paruh Baya Cabuli Bocah Perempuan, Terbongkar Saat Korban Jajan ke Warung

Pria Paruh Baya Cabuli Bocah Perempuan, Terbongkar Saat Korban Jajan ke Warung

Regional
Putra Sulung Risma Siap Dicalonkan Jadi Wakil Wali Kota Surabaya dari PDI-P

Putra Sulung Risma Siap Dicalonkan Jadi Wakil Wali Kota Surabaya dari PDI-P

Regional
Sudah 14 Karyawan Bank Syariah Mandiri Purwokerto Positif Covid-19

Sudah 14 Karyawan Bank Syariah Mandiri Purwokerto Positif Covid-19

Regional
Dorong Perbaikan Ekonomi, Jabar Geliatkan Wisata Umrah via Kertajati

Dorong Perbaikan Ekonomi, Jabar Geliatkan Wisata Umrah via Kertajati

Regional
Dugaan Gratifikasi dan TPPU, Tanah dan Bangungan Milik Eks Kepala BPN Denpasar Disita

Dugaan Gratifikasi dan TPPU, Tanah dan Bangungan Milik Eks Kepala BPN Denpasar Disita

Regional
Pindad Tegaskan Belum Buka Pemesanan Mobil Maung Versi Sipil

Pindad Tegaskan Belum Buka Pemesanan Mobil Maung Versi Sipil

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Magelang Meningkat, KBM Tatap Muka Ditunda

Kasus Covid-19 di Kota Magelang Meningkat, KBM Tatap Muka Ditunda

Regional
Seorang Ayah Bunuh Bayinya dan Pukul Istri karena Hal Sepele

Seorang Ayah Bunuh Bayinya dan Pukul Istri karena Hal Sepele

Regional
Ridwan Kamil Ingatkan Depok soal Disiplin Warga, Khawatir Ada Gelombang Kedua

Ridwan Kamil Ingatkan Depok soal Disiplin Warga, Khawatir Ada Gelombang Kedua

Regional
SD dan SMP di Tasikmalaya Mulai Sekolah Tatap Muka pada September 2020

SD dan SMP di Tasikmalaya Mulai Sekolah Tatap Muka pada September 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X