Sidak Gudang Bulog di NTB, Buwas Jamin Stok Beras Aman hingga Lebaran

Kompas.com - 28/02/2020, 17:58 WIB
Budi Waseso saat mengecek gudang Bulog di Cakranegara, MATARAM KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDBudi Waseso saat mengecek gudang Bulog di Cakranegara, MATARAM

MATARAM, KOMPAS.com - Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengecek ketersediaan beras menjelang bulan ramadhan 1441 Hijriah di Gudang Bulog, Kecamatan Cakranegara, Mataram, Jumat (28/2/2020).

Budi ingin memastikan ketersediaan beras di gudang sesuai dengan laporan yang diterima.

"Kami  sengaja datang untuk melakukan sidak dengan cara tidak di atur-atur, supaya tidak ada setting-an saat melakukan pengecekan kondisi beras," kata Budi saat mengecek Gudang Bulog yang berada di Kecamatan Cakranegara, Mataram, Jumat.

Baca juga: Stok Beras Bulog 1,7 Juta Ton, Buwas Jamin Ramadhan dan Idul Fitri Aman

Mantan Kabareskrim Polri itu mengatakan, stok beras di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelang bulan ramadhan cukup aman.

Ketersediaan beras di Gudang Bulog di NTB juga bisa dikirimkan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali.

"Jadi saya liat sendiri, ada yang baru selesai digiling, jadi aman untuk NTB, puasa sampai lebaran bahkan bisa didorong untuk ke Bali atau NTT, yang masih membutuhkan," kata Budi.

Budi akan berkeliling ke sejumlah Gudang Bulog di seluruh Indonesia. Ia akan mengecek langsung ketersediaan beras di daerah lain.

Menurutnya, beras yang dihasilkan petani NTB sangat bagus. Masyarakat, kata dia, harus bangga karena turut membantu kesejahteraan dengan produksi beras yang berlimpah.

Baca juga: Banjir Mulai Surut, Guru dan Siswa SDN Karangligar Bersih-bersih

Diketahui, terdapat 16 Gudang Bulog di seluruh wilayah NTB. Total stok beras di 16 gudang itu mencapai 48 ribu ton.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Regional
Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Regional
Libur Panjang, Pengunjung 'Rest Area' Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Libur Panjang, Pengunjung "Rest Area" Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X