Arab Saudi Setop Umrah, Ratusan Jemaah asal Cianjur Batal Berangkat

Kompas.com - 28/02/2020, 10:40 WIB
Ilustrasi umrah: Rombongan umrah di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015). KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAIlustrasi umrah: Rombongan umrah di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015).

CIANJUR, KOMPAS.com - Mukharom (57), warga Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa harus mengurungkan niatnya untuk melaksanakan ibadah umrah tahun ini.

Padahal, sejak sebulan terakhir ia sudah mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk kelengkapan dokumen untuk menjalankan ibadah ke Tanah Suci Mekah itu.

"Rencananya saya dan istri mau berangkat pada 14 Maret nanti. Selasa besok mau ke Sukabumi untuk ambil paspor perpanjangan di kantor Imigrasi. Ternyata ada kabar kalau perjalanan umrah dihentikan sementara," kata Mukharom kepada Kompas.com, Jumat (28/2/2020) pagi.

Baca juga: Langkah Saudi Tangguhkan Umrah dan Upaya Nego Pemerintah RI

Pensiunan ASN di lingkungan Pemkab Cianjur itu mengaku, pertama kali mengetahui adanya informasi tersebut dari pemberitaan di internet.

"Saya lalu konfirmasi ke biro umrah yang akan saya pakai, ternyata benar. Padahal, Senin besok saya rencana mau lunasi semua pembiayaannya,” ucapnya.

Mukharom berharap, Pemerintah Arab Saudi membatalkan kebijakan tersebut, atau setidaknya ada dispensasi untuk calon jemaah umrah asal Indonesia.

"Padahal, keinginan saya sebelum Ramadan ini bisa umrah dulu. Kalaupun ternyata benar-benar batal berangkat dalam waktu dekat ini, mudah-mudahan masih diberikan usia untuk bisa melaksanakannya di lain kesempatan,” ujar dia.

Baca juga: Upaya Agen Perjalanan Meyakinkan 38 Calon Jemaah Umrah di Jember

Salah satu pemilik biro perjalanan ibadah haji dan umrah Cianjur Ahmad Yani mengatakan, ada ratusan calon jemaah umrah yang terpaksa ditunda keberangkatannya bahkan terancam batal berangkat.

Padahal, ia mengaku telah melakukan sejumlah persiapan, seperti paking koper perlengkapan untuk calon jemaah, termasuk memesan travel, dan hotel serta paket katering.

"Rencananya, kita akan memberangkatkan ratusan orang pada 10 Maret mendatang. Namun, tiba-tiba dengar kabar seperti ini, kaget juga karena beberapa item, ada yang sudah kita pesan," kata Yani.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
Gempa M 5,8 Berkedalaman 10 Km Guncang Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,8 Berkedalaman 10 Km Guncang Sulteng, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Palopo, BPBD Kerahkan Pompa Sedot

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Palopo, BPBD Kerahkan Pompa Sedot

Regional
Tokoh Adat Babel Desak Pemerintah Batalkan Tradisi Budaya Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Tokoh Adat Babel Desak Pemerintah Batalkan Tradisi Budaya Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Regional
Kisah Dokter dan Tim Medis Rawat PDP Corona: Sepekan Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

Kisah Dokter dan Tim Medis Rawat PDP Corona: Sepekan Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

Regional
Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Regional
Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Regional
Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Regional
Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Regional
Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Regional
Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X