Diduga Terkena Peluru Nyasar, Kaca Gedung Lantai 3 UNP Bolong

Kompas.com - 28/02/2020, 05:45 WIB
Seorang sedang menunjuk kaca gedung milik Universitas Negeri Padang (UNP), yang bolong atau berlubang akibat diduga peluru nyasar, Selasa (25/2/2020). Tribun PadangSeorang sedang menunjuk kaca gedung milik Universitas Negeri Padang (UNP), yang bolong atau berlubang akibat diduga peluru nyasar, Selasa (25/2/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kaca gedung di lantai tiga Universitas Negeri Padang berlubang diduga terkena peluru nyasar pada Selasa (25/2/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Iya ada peluru nyasar di UNP, kejadiannya sekitar oukul 11.30 WIB ditemukan proyektil peluru di Gedung LP2M lantai tiga ruangan Kasubag Data dan Informasi Universitas Negeri Padang," jelas Satake dilansir dari Tribun Padang.

Ia menjelaskan saat kejadian seorang saksi yang yang bernama Eksandra (47) sedang duduk bersama rekan kerja lainnya bersama rekannya, Riza Alzet dan Andri.

Baca juga: Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Saksi mengaku mendengat suara letusan sebanyak 3 kali yang diduga dari senjata.

Disaat berbarengan terdengar suara kaca pecah dari arah Masjid Al Azhar atau Baltyon 133 YS menuju ruang saksi.

"Kemudian saksi melihat proyektil peluru dari tembaga yang tergeletak di atas lantai granit tepat di depan kursi kerja saksi," kata Kombes Pol Satake Bayu.

Saat olah TKP polisi menemukan proyektil peluru 5,56 mm. Ia menduga peluru tersebut dari lokasi lapangan tembak Lapai yang sedang latihan menembak.

Baca juga: Pemuda Diduga Terkena Peluru Nyasar, Kapolda Sumsel Sesalkan Minimnya Koordinasi

Sementara itu Kapenrem 032/Wirabraja, Mayor Inf HS Daulay meminta maaf atas kejadian peluru nyasar yang menembus kaca UNP.

Kapenrem mengatakan hal tersebut membuat kaget karyawan yang tengah beraktivitas di UNP.

Setelah kejadian tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi agar kejadian peluru nyasar tidak lagi terulang.

"Kami meminta maaf jika saat latihan menembak ada peluru nyasar recloset ke UNP. Atas kejadian ini, kami akan melakukan evaluasi untuk tidak terjadi lagi dikemudian hari," kata Kapenrem Mayor Inf Hs Daulay.

Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Kaca Gedung Lantai 3 UNP Bolong Diduga Terkena Peluru Nyasar, Polisi Lakukan Olah TKP

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Regional
Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Regional
Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Regional
Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Regional
Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Regional
Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Regional
Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Regional
Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Regional
Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Regional
Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Regional
Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Regional
Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Regional
Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

Regional
1.098 Warga Maluku Gagal Berangkat, Kakanwil Kemenag: Semua Harus Bersabar

1.098 Warga Maluku Gagal Berangkat, Kakanwil Kemenag: Semua Harus Bersabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X