Nenek Pemulung yang Dituduh Penculik Anak Jalani Pemeriksaan di Polda Lampung

Kompas.com - 27/02/2020, 20:58 WIB
Surawati (tengah, jilbab coklat) menjalani pemeriksaan di Polda Lampung, Kamis (27/2/2020). Surawati dituduh menculik anak. (Foto: Humas Polda Lampung) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASurawati (tengah, jilbab coklat) menjalani pemeriksaan di Polda Lampung, Kamis (27/2/2020). Surawati dituduh menculik anak. (Foto: Humas Polda Lampung)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Nenek pemulung yang dituduh menculik anak, Surawati (55) jalani pemeriksaan kedua di Polda Lampung.

Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan kedua Surawati atas laporan yang dia buat pada 17 Februari 2020 lalu.

Surawati didampingi kuasa hukumnya saat menjalani pemeriksaan di Subdit IV Renakta Ditkrimum Polda Lampung, Kamis (27/2/2020) pagi.

Pada laporan bernomor LP/B-303/II/2020/LPG/SPKT itu, Surawati melaporkan Gita Mandasari (35) warga Kampung Sawah Brebes, atas tindak pidana penganiayaan.

Kasus perseteruan Surawati dengan Gita Mandasari ini viral di media sosial. Surawati adalah pemulung yang sempat viral karena dituduh menculik anak oleh Gita pada Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung.

Nenek asal Palembang, Sumatera Selatan itu mengikuti seluruh proses pemeriksaan dengan didampingi kerabatnya dan tim kuasa hukum dari BMW & Partners.

Baca juga: Dicakar, Ibu Rumah Tangga Laporkan Balik Nenek Pemulung yang Ia Tuduh Penculik Anak

Dugaan pasal penghinaan

Salah satu anggota tim kuasa hukum Surawati, M Ali mengatakan, materi pemeriksaan kedua ini lebih mendetail dibanding pemeriksaan perdana saat melapor beberapa waktu lalu.

“Pendalaman pemeriksaan pertama kemarin, penyerahan alat bukti dan ajukan tiga saksi,” kata M Ali, di Mapolda Lampung, Kamis (27/2/2020).

Untuk Surawati, M Ali mengatakan pemeriksaan sudah selesai dan tinggal menunggu perkembangan dari pemeriksaan para saksi dan terlapor.

“Kami siap, jika penyidik meminta kami datang untuk diperiksa lagi, kapanpun penyidik membutuhkan,” kata M Ali.

Dari hasil pemeriksaan kedua ini, kata M Ali, pihaknya semakin yakin bahwa terlapor Gita Mandasari telah memenuhi unsur dugaan pasal penghinaan/fitnah dan penganiayaan.

Baca juga: Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebara Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebara Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X