Ratusan Warga Keerom Minta Dana Investasi Sapi Perah Dikembalikan

Kompas.com - 27/02/2020, 16:22 WIB
Ilustrasi uang. shutterstockIlustrasi uang.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Satgas Waspada Investasi Papua telah menyatakan bila kegiatan CV MP/CV TMJ menghimpun dana dari masyarakat, diduga merupakan aktivitas ilegal.

Perusahaan yang menawarkan investasi sapi perah tersebut dinyatakan hanya mengantongi izin perdagangan, bukan penghimpunan dana usaha dari masyarakat.

Pada Rabu (26/2/2020), seratusan masyarakat mendatangi kantor perusahaan tersebut yang berada di Desa Yammua Arso VI, Kabupaten Keerom, Papua.

Baca juga: Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

"Kemarin yang datang ada 100 orang lebih, tuntutanya kejelasan uangnya itu, terkait peristiwa di Jawa dan mereka mempertanyakan, bagaimana di sini. Dan mereka minta dibalikin saja duitnya," ujar Kapolres Keerom AKBP Baktiar Joko Mujiono, saat dihubungi, Kamis (27/2/2020).

Hingga kini, belum ada satu pun warga yang melapor ke Mapolres Keerom terkait kerugian atas penyertaan modal di perusahaan tersebut.

Namun, saat seratusan warga mendatangi kantor perusahaan tersebut, mereka telah melakukan pertemuan dengan pengacara CV MP/CV TMJ.

"Yang melapor belum ada, yang merasa korban konfirmasi ke koperasi itu, tersisa ada mediasi kemarin, dan meminimalisir kerawanan, kami jaga," kata Baktiar.

Baca juga: Diperiksa, Saksi Kunci Kasus Investasi MeMiles Tahu Seluk-beluk Aliran Dana

"Kemarin itu yang menemui mereka ini penasehat hukumnya langsung, intinya ada minta waktu 4 bulan untuk mengembalikan uang masyarakat," sambung dia.

Sebelumnya diberitakan, Satgas Waspada Investasi Papua menemukan dugaan kapitalisasi ilegal (bodong) yang berkedok penanaman modal sapi perah.

Dugaan investasi bodong tersebut berada di Desa Yammua Arso VI, Kabupaten Keerom.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X