Ibu yang Tenggelamkan Bayinya di Bak Mandi Jalani Tes Kejiwaan

Kompas.com - 27/02/2020, 14:17 WIB
Satuan Reskrim Polres Baubau, Sulawesi Tenggara, membawa pelaku ibu yang membunuh bayinya inisial MF (21) di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, ke Rumah Sakit Jiwa di Kendari, Kamis (27/2/2020) siang. DEFRIATNO NEKESatuan Reskrim Polres Baubau, Sulawesi Tenggara, membawa pelaku ibu yang membunuh bayinya inisial MF (21) di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, ke Rumah Sakit Jiwa di Kendari, Kamis (27/2/2020) siang.

BAUBAU, KOMPAS.com – Satuan Reskrim Polres Baubau, Sulawesi Tenggara, membawa MF (21), ibu yang membunuh bayinya di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, ke Rumah Sakit Jiwa di Kendari, Kamis (27/2/2020) siang. 

Polisi membawa pelaku untuk menjalani tes kejiwaan di psikiater di  rumah sakit jiwa. 

“Pada siang ini telah dilakukan pemeriksaan tahap awal, perlu dilakukan pemeriksaan tambahan yakni pemeriksaan medis jadi siang ini di bawa ke Kendari,” kata Kapolsek Sangia Wambulu, Iptu Tri Nugroho, saat ditemui di depan Satreskrim Polres Baubau, Kamis (27/2/2020). 

Baca juga: Ibu Tenggelamkan Bayinya Usia 4 Bulan Memiliki Riwayat Baby Blues

MF menuju ke rumah sakit jiwa Kendari ditemani  dengan anggota keluarganya dan juga satuan petugas (Satgas) perlindungan perempuan dan anak (PPA) Kabupaten Buton Tengah. 

MF akan menjalani tes kejiwaan di rumah sakit jiwa selama satu minggu. Ia dibawa ke Kendari melalui perjalanan darat dengan memakan waktu sekitar 8 jam.

Menurut Iptu Tri Nugroho, hasil dari tes kejiwaan tersebut dapat mempengaruhi proses hukum pelaku di polisi. 

“Bisa mempengaruhi (hukum), apapun hasilnya (tes kejiwaan) bisa berpengaruh terhadap penyidikannya,” ujarnya. 

Baca juga: Sindrome Baby Blues Diduga Penyebab Ibu Tenggelamkan Bayinya Berusia 4 Bulan hingga Tewas

Sebelumnya diberitakan, diduga mengalami baby blues syndrome, seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, MF (21), tega membunuh anaknya yang masih berumur 4 bulan, Selasa (25/2/2020) sore.  

Selain membunuh anaknya yang masih bayi, MF juga melukai tengkuk anaknya pertamanya yang masih berusia 3 tahun.

Anak keduanya telah dikuburkan di pemakaman umum desa pada Rabu (26/2/2020) siang. Sementara, anak pertamanya masih menjalani perawatan di RSUD Buton Tengah. 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X