Suap Bupati Nonaktif Lampung Utara, Candra Divonis 1 Tahun 10 Bulan Penjara

Kompas.com - 27/02/2020, 14:12 WIB
Terdakwa kasus suap Lampung Utara, Candra Safari memeluk kerabatnya sebelum sidang vonis dimulai, Kamis (27/2/2020). Candra divonis selama 1 tahun dan 10 bulan penjara. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Terdakwa kasus suap Lampung Utara, Candra Safari memeluk kerabatnya sebelum sidang vonis dimulai, Kamis (27/2/2020). Candra divonis selama 1 tahun dan 10 bulan penjara.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Terbukti menyuap Bupati (nonaktif) Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, seorang kontraktor Candra Safari divonis 1 tahun dan 10 bulan penjara.

"Menjatuhkan pidana selama 1 tahun dan 10 bulan penjara kepada terdakwa Candra Safari dipotong masa penahanannya," kata Ketua Majelis Hakim Novian Saputra di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (27/2/2020).

Selain pidana penjara, Candra Safari juga dijatuhi denda sebesar Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Baca juga: Jadi Kepala Dinas, Syahbudin dan Wan Hendri Setor Fee Proyek ke Bupati Nonaktif Lampung Utara

Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut KPK yang meminta agar Candra dihukum selama 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan, ada beberapa fakta yang terungkap dalam persidangan.

Fakta-fakta itu di antaranya bahwa Candra menemui Syahbudin (tuntutan terpisah) untuk membicarakan proyek di Dinas PUPR Lampung Utara pada awal 2017 lalu.

"Syahbudin mensyaratkan fee komitmen kepada Candra sebesar 20 persen jika ingin diberikan proyek," kata Novian.

Syarat fee 20 persen ini adalah permintaan dari Agung Ilmu Mangkunegara, bupati Lampung Utara kala itu sebelum Syahbudin dilantik sebagai kepala dinas PUPR Lampung Utara.

"Agung memberikan syarat jika Syahbudin ingin diangkat sebagai kepala dinas, Syahbudin wajib memberikan fee sebesar 20 persen dari setiap proyek yang dibebankan kepada rekanan," kata Novian.

Candra mendapatkan 16 proyek perencanaan dan pengawasan selama tahun 2017 hingga 2018 dengan total anggaran Rp 1,8 miliar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Regional
Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Regional
Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Regional
Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X