Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Kompas.com - 27/02/2020, 11:24 WIB
Polisi sedang olah tempat kejadian perkara di titik korban terlindas bus di GOR Sempaja Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (26/2/2020). IstimewaPolisi sedang olah tempat kejadian perkara di titik korban terlindas bus di GOR Sempaja Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (26/2/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Seorang ibu di Samarinda terlindas bus saat mendatangi rombongan Haul Guru Sekumpul yang sudah berkumpul di Gelanggang Olahraga (GOR) Sempaja Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (26/2/2020) siang.

Korban bernama Hj Hairiah (56) naik ojek online ( ojol) ke GOR Sempaja dari kediamannya di Jalan Siti Aisyah, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu.

Di GOR sudah ada tujuh bus menunggu keberangkatan Haul Guru Sekumpul ke Martapura, Kalimantan Selatan.

Baca juga: Korban Tewas Terlindas Kontainer di Lodan Raya Warga Rawamangun

Saat tiba GOR, Ngariman (60) driver ojek online yang membawa korban, belok bersamaan dengan bus ke arah parkiran.

"Karena berhimpitan motor tersenggol bus. Driver ojol jatuh sebelah kiri sementara korban jatuh di bawah bus dan terlindas," ungkap Kasubnit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda, Ipda Purwanto saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

Saat terlindas bus, korban yang juga ibu dari empat anak ini tewas di tempat.

Baca juga: Puluhan Santri Blokade Jalan Bela Kawan yang Terlindas Truk: Teman Kami Cacat Seumur Hidup!

 

Ia dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syaharie, Samarinda. Sementara, driver ojek hanya mengalami luka ringan.

Petugas dari Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polresta Samarinda langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah kejadian.

Di lokasi polisi mengamankan saksi driver ojol dan sopir bus untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian juga alat bukti motor ojol Honda Vario warna merah nomor polisi KT 4611 MR dan bus nomor polisi KT 7855 BR warna hijau.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Papua Ungkap Kekuatan KKB di Intan Jaya dan Jumlah Senjatanya

Kapolda Papua Ungkap Kekuatan KKB di Intan Jaya dan Jumlah Senjatanya

Regional
Orangtua Siswa Positif Covid-19, 2 SMP di Toraja Utara Ditutup

Orangtua Siswa Positif Covid-19, 2 SMP di Toraja Utara Ditutup

Regional
Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Regional
Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Regional
Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Regional
Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Regional
8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X