Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektar Lahan yang Terbakar di Meranti

Kompas.com - 27/02/2020, 10:56 WIB
Tim Satgas Karhutla melakukan pemadaman titik api  di Kecamatan Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (26/2/2020). Dok. IstimewaTim Satgas Karhutla melakukan pemadaman titik api di Kecamatan Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (26/2/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) di Kecamatan Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, tak kunjung padam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kepulauan Meranti Idris Syamsuddin mengatakan, kebakaran yang terjadi sejak beberapa hari terakhir sudah mencapai 10 hektare.

"Karhutla di Pulau Rangsang ada dua lokasi, yakni di Desa Telesung dan Desa Tanjung Kedabu. Luas areal yang terbakar sekitar sepuluh hektar," ujar Idris saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Empat Hari Karhutla Siak Riau, Tim Gabungan Baru Padamkan Dua Titik

Dia mengatakan, Satgas Karhutla Kabupaten Kepulauan Meranti sedang berjibaku melakukan pemadaman menggunakan sejumlah mesin pompa air.

Kendati demikian, kata dia, pemadaman yang dilakukan petugas terkendala minimnya pasokan air.

"Sumber air sulit karena kemarau. Jadi pakai air laut lagi," tuturnya.

Baca juga: Pemprov Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla hingga 8 Bulan ke Depan

Saat ini, masih terdapat satu titik api di Desa Air Mabuk, Kecamatan Pulau Tebing Tinggi Barat.

BPBD, kata dia, belum dapat memastikan luas areal lahan yang terbakar lantaran masih fokus pemadaman.

"Kami minta bantuan ke BPBD Riau untuk menambah helikopter water bombing. Kemarin sudah datang satu heli untuk pemadaman di Pulau Rangsang. Jadi sekarang kita minta bantu satu heli lagi untuk pemadaman di Air Mabuk. Termasuk alat-alat pemadam lain seperti selang dan sebagainya. Karena kita kekurangan (alat) itu," pungkas Idris.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X