10 Tahun Buronan, Terpidana Korupsi Pembuatan Kapal Ikan Ditangkap

Kompas.com - 27/02/2020, 09:27 WIB
Kartono saat dibawah ke Kejaksaan Tinggi usai Ditangkap di rumahnya HUMAS KEJATI NTBKartono saat dibawah ke Kejaksaan Tinggi usai Ditangkap di rumahnya

Kemudian, pada 3 November 2010, Kartono diputuskan bersalah oleh Mahkamah Agung (MA).

Dia terbukti melakukan tindak pidana korupsi atas proyek kapal yang dikerjakan tersebut.

Namun, Kartono tidak diketahui keberadaannya, hingga didaftarkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Setelah 10 tahun kemudian, Kartono berhasil ditangkap oleh Kejaksaan.

Kartono terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Gugat Ibu Kandung, Kuasa Hukum: Tujunnya Bukan Fortuner, tetapi Mendamaikan

Anak Gugat Ibu Kandung, Kuasa Hukum: Tujunnya Bukan Fortuner, tetapi Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Regional
'Sakit Pertama Saat Melahirkan, Sakit Kedua Saat Digugat Anak'

"Sakit Pertama Saat Melahirkan, Sakit Kedua Saat Digugat Anak"

Regional
9 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir

9 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir

Regional
Seorang Ayah Gantung Diri di Pohon Asam, Diduga Usai Bunuh Putrinya hingga Alami Gangguan Jiwa

Seorang Ayah Gantung Diri di Pohon Asam, Diduga Usai Bunuh Putrinya hingga Alami Gangguan Jiwa

Regional
Anggota DPRD Mempawah Kalbar Segel Ruang Rapat dan Ruang Pimpinan

Anggota DPRD Mempawah Kalbar Segel Ruang Rapat dan Ruang Pimpinan

Regional
Sempat Tertunda, 222 Dosis Vaksin Akhirnya Dikirim ke Pulau Bawean

Sempat Tertunda, 222 Dosis Vaksin Akhirnya Dikirim ke Pulau Bawean

Regional
KPU Tetapkan Olly-Steven sebagai Paslon Terpilih Pilkada Sulut 2020

KPU Tetapkan Olly-Steven sebagai Paslon Terpilih Pilkada Sulut 2020

Regional
4 Fakta di Balik Oknum Karyawan BRI Diduga Korupsi Dana KUR Rp 1 M untuk Beli Motor Bekas

4 Fakta di Balik Oknum Karyawan BRI Diduga Korupsi Dana KUR Rp 1 M untuk Beli Motor Bekas

Regional
Gudang Distributor Bumbu Kering Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Hilang

Gudang Distributor Bumbu Kering Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X