10 Tahun Buronan, Terpidana Korupsi Pembuatan Kapal Ikan Ditangkap

Kompas.com - 27/02/2020, 09:27 WIB
Kartono saat dibawah ke Kejaksaan Tinggi usai Ditangkap di rumahnya HUMAS KEJATI NTBKartono saat dibawah ke Kejaksaan Tinggi usai Ditangkap di rumahnya

MATARAM, KOMPAS.com - Terpidana kasus korupsi pembuatan dua unit kapal penangkapan ikan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya ditangkap.

Terpidana bernama Kartono (53) itu ditangkap setelah 10 tahun menjadi buronan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi NTB Dedi Irawan mengatakan, Kartono ditangkap di kediamannya di Desa Medana, Lombok Utara, pada Rabu (26/2/2020)

“Telah dilakukan penangkapan buronan (DPO) atas nama Kartono,” kata Dedi Irawan dalam keterangan yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Seorang Remaja Perempuan Tendang Kepala Ibunya karena Alasan Sepele

Kartono merupakan Direktur CV Pangesti Jaya yang merupakan pemenang lelang pembuatan kapal penangkapan ikan dengan nilai kontrak Rp 759 juta pada 2006  lalu.

Namun, dua unit kapal penangkap ikan yang dikerjakan oleh Kartono tidak sesuai dengan spesifikasi, sehingga kapal tidak dapat digunakan.

Hal itu mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 690 juta.

Baca juga: Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Awalnya Ditangkap karena Judi Online

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Brigadir Andi Tewas Ditabrak Pemobil Ugal-ugalan, Istri Korban Sempat Klakson Pelaku

Detik-detik Brigadir Andi Tewas Ditabrak Pemobil Ugal-ugalan, Istri Korban Sempat Klakson Pelaku

Regional
Kronologi Terbongkarnya Seorang Ayah di Riau Perkosa Anak Kandung, Tertangkap Basah Istri

Kronologi Terbongkarnya Seorang Ayah di Riau Perkosa Anak Kandung, Tertangkap Basah Istri

Regional
TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

Regional
Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

Regional
Terima DP Rp 20 Juta, Artis H Diduga Terjerat Prostitusi Online, Polisi Buru Fotografer Jakarta

Terima DP Rp 20 Juta, Artis H Diduga Terjerat Prostitusi Online, Polisi Buru Fotografer Jakarta

Regional
Seorang Pria Ancam Ledakkan McDonald's Makassar, Polisi: Pelaku Benci Produk Barat

Seorang Pria Ancam Ledakkan McDonald's Makassar, Polisi: Pelaku Benci Produk Barat

Regional
Pedagang Ayam Masih Berjualan Usai Swab, Setelah Positif Covid-19 Menolak Diisolasi

Pedagang Ayam Masih Berjualan Usai Swab, Setelah Positif Covid-19 Menolak Diisolasi

Regional
Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Regional
Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Regional
4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Belum Terisi

4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Belum Terisi

Regional
Dedi Mulyadi: Ekspor Jalan, Penyelundupan Benih Lobster Jalan Juga

Dedi Mulyadi: Ekspor Jalan, Penyelundupan Benih Lobster Jalan Juga

Regional
Tak Terima Ditegur, Pengendara Mobil Ugal-ugalan Tabrak Polisi hingga Tewas

Tak Terima Ditegur, Pengendara Mobil Ugal-ugalan Tabrak Polisi hingga Tewas

Regional
'Saya Meminta Maaf kepada Keluarga dan Masyarakat Sumatera Utara'

"Saya Meminta Maaf kepada Keluarga dan Masyarakat Sumatera Utara"

Regional
Pencuri Bertopeng Beraksi di OKI, Gondol Perhiasan Emas yang Ternyata Imitasi

Pencuri Bertopeng Beraksi di OKI, Gondol Perhiasan Emas yang Ternyata Imitasi

Regional
Korban Tewas Banjir Bandang di Masamba Sudah Mencapai 16 Orang

Korban Tewas Banjir Bandang di Masamba Sudah Mencapai 16 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X