Bayi 4 Bulan Tewas Ditenggelamkan Ibunya Dalam Bak Mandi, Jenazah Diletakkan di Ayunan

Kompas.com - 26/02/2020, 18:51 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.

BUTON TENGAH, KOMPAS.com – Diduga mengalami baby blues syndrome, seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, berinisial MF (21), membunuh anaknya yang masih berumur empat bulan. 

Selain itu, MF juga melukai leher anak pertamanya yang masih berusia 3 tahun. 

Kakak pelaku, Mardin mengatakan, saat memasuki rumah, ia melihat adiknya sedang mengayun anaknya yang masih berumur empat bulan. 

“Saat buka pintu kamar, saya lihat darah di lantai. Saya bertanya sama adik saya, 'ini darah apa', tapi dia tidak menjawab. Saya periksa anak ini, luka di bagian leher, dan saya teriak minta pertolongan. Saya kaget, antara marah namun juga (karena) adik,” kata Mardin, saat ditemui di rumah pelaku, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah Korban Pembunuhan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Ia kemudian mengamankan adiknya ke rumah keluarganya yang lain.

Mardin kemudian minta tolong kepada keluarganya untuk menggendong bayi yang masih dalam ayunan.

“Saya kaget, ketika bibi saya teriak dan saya lihat bayi itu dalam kondisi basah dan sudah membiru. Tidak menyangka sudah meninggal dalam ayunan,” ujarnya. 

Ternyata, bayi berumur empat bulan itu tewas karena dimasukkan ke dalam bak kamar mandi di rumah pelaku. 

Mardin menuturkan, adiknya pernah mengalami gejala baby blues syndrome, usai melahirkan anak pertamanya. Namun, mendapat pendampingan dari keluarganya. 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kritik Kebijakan Bupati Lewat Facebook, Ketua PGRI Jember Diperiksa Inspektorat

Kritik Kebijakan Bupati Lewat Facebook, Ketua PGRI Jember Diperiksa Inspektorat

Regional
Jual 20 Gadis Lewat MiChat, Penjual Mainan Anak Ditangkap

Jual 20 Gadis Lewat MiChat, Penjual Mainan Anak Ditangkap

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Sawit Luwu Utara, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Sawit Luwu Utara, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Agustus 2020

Regional
PDI-P Umumkan Calon Pengganti Risma pada 19 Agustus 2020, Siapa Dia?

PDI-P Umumkan Calon Pengganti Risma pada 19 Agustus 2020, Siapa Dia?

Regional
Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Regional
Ayah Bunuh Bayi 40 Hari karena Ditolak Istri Saat Minta Berhubungan Badan, Begini Kronologinya

Ayah Bunuh Bayi 40 Hari karena Ditolak Istri Saat Minta Berhubungan Badan, Begini Kronologinya

Regional
CCTV Rusak, Penyebab Hilangnya 33 Tiang Pembatas Jembatan Ampera Masih Misterius

CCTV Rusak, Penyebab Hilangnya 33 Tiang Pembatas Jembatan Ampera Masih Misterius

Regional
Sisi Jalan Tol Palindra Ogan Ilir Terbakar, Jarak Pandang Pengendara Sempat Terganggu

Sisi Jalan Tol Palindra Ogan Ilir Terbakar, Jarak Pandang Pengendara Sempat Terganggu

Regional
Merasa Dihina di Medsos, Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polda Jabar

Merasa Dihina di Medsos, Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polda Jabar

Regional
Ngajar di Pedalaman, Guru Honorer Ini Dihadiahi Rp 15 Juta dari Jokowi

Ngajar di Pedalaman, Guru Honorer Ini Dihadiahi Rp 15 Juta dari Jokowi

Regional
Uji Klinis Fase 3 Resmi Dimulai, Erick Thohir Pastikan Calon Vaksin Covid-19 Halal

Uji Klinis Fase 3 Resmi Dimulai, Erick Thohir Pastikan Calon Vaksin Covid-19 Halal

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Agustus 2020

Regional
Seorang Wartawan di Kalsel Divonis 3 Bulan Penjara karena Berita

Seorang Wartawan di Kalsel Divonis 3 Bulan Penjara karena Berita

Regional
22 Rumah Adat Sumba Terbakar karena Faktor Alam, Ini Kronologinya

22 Rumah Adat Sumba Terbakar karena Faktor Alam, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X