Dendam Adik Dipukul, 2 Kakak Bunuh Siswa SD, Mayat Dibuang di Tepi Hutan

Kompas.com - 26/02/2020, 18:28 WIB
Petugas dari Polres Mojokerto Kota, melakukan identifikasi dan evakuasi terhadap jenazah bocah SD yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Kedung Ungkal, di tepi hutan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (30/1/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍPetugas dari Polres Mojokerto Kota, melakukan identifikasi dan evakuasi terhadap jenazah bocah SD yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Kedung Ungkal, di tepi hutan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (30/1/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - TS (19) dan IS (17) kakak beradik asal Mojokerto diamankan polisi karena telah membunuh Ardyo William Oktaviano (14).

Mayat siswa kelas IV SD Negeri Katemasdungus, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ditemukan di bawah jembatan Sungai Kedung Ungkap di tepi hutan perbatasan Desa Kemlagi dan Desa Cendoro, Mojokerjo pada Kamis (30/1/2020) pagi.

Saat ditemukan, terdapat luka dan bercak darah di kepala bocah yang akrab dipanggil Dyo.

Baca juga: Ini Motif Kakak Adik Habisi Bocah SD di Tepi Hutan Mojokerto

Badan Dyo tengkurap dan sebagian wajahnya terbenam lumpur. Dyo menggunakan kaos hitam dan celana pendek abu-abu motif bintang.

TS dan IS nekat membunuh Dyo karena sakit hati sang adik, SS dipukul Dyo saat di sekolah pada 26 Januari 2020 lalu.

Mereka selama ini tinggal di satu desa namun beda dusun.

"Motifnya dendam karena adik kedua pelaku dipukul oleh korban. (Lokasi pemukulan) di sekolahnya," ujar Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Bogiek Sugiyarto saat konferensi pers di Mapolres Mojokerto Kota, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Terungkap Misteri Bocah SD yang Tewas di Tepi Hutan Mojokerto

Dijemput untuk jalan-jalan

Petugas dari Polres Mojokerto Kota, melakukan identifikasi dan evakuasi terhadap jenazah bocah SD yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Kedung Ungkal, di tepi hutan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (30/1/2020).KOMPAS.COM/DOK. POLRES MOJOKERTO KOTA Petugas dari Polres Mojokerto Kota, melakukan identifikasi dan evakuasi terhadap jenazah bocah SD yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Kedung Ungkal, di tepi hutan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (30/1/2020).
Sebelum pembunuhan terjadi, IS menjemput Dyo dengan dalih mengajaknya jalan-jalan menggunakan motor pada Rabu (19/2/2020) malam.

Mereka berdua kemudian menjemput TS di sebuah tempat. Llau TS membonceng adiknya dan Dyo ke lokasi pembunuhan yang sudah direncanakan.

Saat melintasi wilayah Kecamatan Puri, motor yang mereka tumpangi kehabisan bensin. TS pun turun dan menunggu di sebuah jembatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X