Pendamping Desa Dituding Suka Peras Kades, Begini Tanggapan Koordinator PPPMD

Kompas.com - 26/02/2020, 18:08 WIB
Koordinator Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyaraklat Desa (PPPMD) Provinsi Maluku, Syahrir Rumluan KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKoordinator Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyaraklat Desa (PPPMD) Provinsi Maluku, Syahrir Rumluan

AMBON, KOMPAS.com - Sejumlah oknum pendamping program dana desa yang diduga memeras para kepala desa di Maluku bakal mendapatkan sanksi jika terbukti bersalah.

Koordinator Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPPMD) Provinsi Maluku, Syahrir Rumluan akan menindaklanjuti laporan para kepala desa yang diterima Gubernur Maluku Murad Ismail.

“Tentu kita akan tindak lanjuti dan kalau pengaduan para kepala desa ke gubernur itu benar maka kita akan cari tahu siapa oknum pendamping itu dan kita akan berikan sanksi,” kata Syahrir kepada Kompas.com di Ambon, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Lokasi Observasi WNI yang Diturunkan dari Kapal World Dream di Pulau Sebaru Terus Disiapkan

Sanksi yang diberikan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan oknum pendamping desa itu.

Sanksi paling berat yang bakal diterima oknum pendamping desa lancung itu adalah pemecatan. Jika kesalahan mereka masih bisa ditoleransi, para pendamping bakal ditegur.

“Sanksi mulai dari yang ringan sampai berat, untuk sanksi yang ringan itu berupa teguran, yang sedang bisa dimutasi dan yang berat bisa dipecat, itu sesuai dengan sesuai SOP pengendalian tenaga pendamping prpofesional, mereka sudah tahu itu,” ungkapnya.

Pendamping desa memiliki empat tugas pokok, yakni fasilitasi, mediasi, advokasi, dan edukasi.

Para pendamping desa wajib memfasilitasi perencanaan pembangunan desa, mulai dari musyawarah desa, penyusunan rencana kerja pemerintah desa (PRKP), penyusunan dokumen APBDesa hingga mengawal penyaluran dana desa.

Menurutnya, hubungan antara pendamping dan perangkat desa cukup dekat karena interaksi yang begitu lama terjalin. 

Tak jarang, ada desa yang memberikan apresiasi kepada pendamping yang terlibat membantu tugas pemerintah desa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Regional
Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Regional
Buntut Ribuan Warga Alor Sambut Hamid Haan, Kapolda NTT Panggil Kapolres

Buntut Ribuan Warga Alor Sambut Hamid Haan, Kapolda NTT Panggil Kapolres

Regional
Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kala Pasien Positif Covid-19 Semangati Pasien Lansia di Ruang Isolasi

Kala Pasien Positif Covid-19 Semangati Pasien Lansia di Ruang Isolasi

Regional
Kesal Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Aniaya Anak hingga Tewas, Begini Kronologinya

Kesal Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Aniaya Anak hingga Tewas, Begini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X