Kompas.com - 26/02/2020, 17:42 WIB
Kapolres Temanggung Ajun Komisaris Besar Polisi M. Ali memperlihatkan barang bukti aksi remaja yang diduga telah meresahkan masyarakat, dalam gelar perkara di Mapolres Temanggung, Selasa (25/2/2020). Dok Humas Polres TemanggungKapolres Temanggung Ajun Komisaris Besar Polisi M. Ali memperlihatkan barang bukti aksi remaja yang diduga telah meresahkan masyarakat, dalam gelar perkara di Mapolres Temanggung, Selasa (25/2/2020).

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Empat remaja diringkus aparat Polres Temanggung, Jawa Tengah, setelah diduga terlibat aksi "koboi" yang menakut-nakuti warga dengan membawa senjata tajam di Jalan Raya Parakan-Kedu, Kabupaten Temanggung.

Keempat remaja yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu masih berstatus pelajar berusia di bawah 17 tahun sehingga Polres Temanggung tidak menahan mereka.

Kapolres Temanggung Ajun Komisaris Besar Polisi M. Ali menyampaikan, mereka ditangkap setelah video para tersangka yang secang melancarkan aksi beredar luas di media sosial. 

Baca juga: Kronologi Perampokan Toko Jasa Pengiriman Barang di Cipayung, Pelaku Bersenjata Api dan Bawa Celurit

Dalam video itu, mereka naik dan berboncengan beberapa sepeda motor sembari mengayunkan celurit dan gir sepeda motor di sepanjang jalan pada malam hari.

Sejumlah celurit dan gear tersebut telah diamankan polisi sebagai barang bukti.

"Aksi mereka cukup meresahkan masyarakat, kemudian kita lakukan penyelidikan hingga mengamankan mereka," ungkap Ali, dihubungi Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Bawa Celurit, Seorang Remaja di Bogor Diamankan

Ali memaparkan, kejadian itu terjadi Minggu (23/2/2020) sekitar pukul 00.30 WIB.

Setelah menerima laporan dan bukti video, jajarannya segera berkoordinasi dengan guru dan mengamankan para tersangka yang diketahui berasal dari dua SMK swasta di Temanggung itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X