Sabu-sabu Disembunyikan di Anus, Dikemas dalam Kapsul Berlakban Hitam

Kompas.com - 26/02/2020, 17:14 WIB
Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Polisi, Benny Gunawan saat jumpa pers terkai penangkaan pengedar narkoba. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINKepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Polisi, Benny Gunawan saat jumpa pers terkai penangkaan pengedar narkoba. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

KOMPAS.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga pengedar sabu-sabu berkelas internasional di Kaliwungu, Kendal.

Meski sabu-sabu seberat 101,74 gram itu disembunyikan di anus, petugas BNN tetap berhasil mengungkap aksi para pelaku.

Narkoba tersebut sudah dikemas dalam bentuk kapsul yang dilakban hitam.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah, Benny Gunawan mengatakan tiga tersangka adalah AA, K, dan HY.

AA (34) dan K (44) adalah warga Kendal, Jawa Tengah, sedangkan HY (40) adalah warga Batam.

Baca juga: Mau Tikam Polisi, Pengedar Sabu-sabu Tewas Ditembak

Kronologi penangkapan

Ilustrasi NarkobaKOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Narkoba
Awalnya BNN mendapatkan informasi dari masyarakat pada Kamis (20/2/2020) terkait adanya rencana pengiriman sabu-sabu dari Batam ke Kendal.

BNNP Jawa Tengah bersama tim Bea Cukai Kanwil Jawa Tengah dan tim Bea Cukai Tanjung Mas mencurigai taksi putih di jalan raya Kendal-Semarang yang ditumpangi HY dan K.

"Setelah kami hentikan, dua orang penumpang itu mempunyai ciri-ciri yang sama dengan orang yang kami cari. Setelah kami geledah, ditemukan barang bukti satu paket sabu berbentuk kapsul terbungkus lakban hitam,” ujar Benny di kantor BNN Kendal, Rabu (26/2/2020).

Selanjutnya, BNN melakukan pengembangan dengan menangkap AA selaku orang yang akan menerima paket barang haram tersebut.

Saat ditangkap, HY dan K mengaku hanya sebagai kurir yang dibayar Rp 10 juta per orang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Januari 2021

Regional
Banjir Bandang Juga Landa Bima NTB, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Banjir Bandang Juga Landa Bima NTB, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2021

Regional
Tiba di Lampung, Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Keluarga

Tiba di Lampung, Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Keluarga

Regional
Update Banjir Kalsel, Ribuan Jiwa Penuhi Posko Pengungsian di Banjarbaru

Update Banjir Kalsel, Ribuan Jiwa Penuhi Posko Pengungsian di Banjarbaru

Regional
Aturan Baru, Penumpang Masuk Kepri Tak Boleh Sakit, Gubernur: Harus Jujur

Aturan Baru, Penumpang Masuk Kepri Tak Boleh Sakit, Gubernur: Harus Jujur

Regional
Rasakan Gempa Susulan di Mamuju, Mensos Risma Ingatkan Hal Ini

Rasakan Gempa Susulan di Mamuju, Mensos Risma Ingatkan Hal Ini

Regional
Sempat Kabur Setelah Jadi Tersangka, Terduga Mafia Tanah di Labuan Bajo Ditangkap

Sempat Kabur Setelah Jadi Tersangka, Terduga Mafia Tanah di Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Guguran Awan Panas Merapi Meluncur 1,5 Km, Terjauh Selama Fase Erupsi

Guguran Awan Panas Merapi Meluncur 1,5 Km, Terjauh Selama Fase Erupsi

Regional
Satgas Covid-19 Sumbar: Ini Program Pemerintah, Ditunda karena Alasan yang Tidak Masuk Akal

Satgas Covid-19 Sumbar: Ini Program Pemerintah, Ditunda karena Alasan yang Tidak Masuk Akal

Regional
Antisipasi Adanya Penjarahan Bantuan Korban Gempa, Polisi dan TNI Akan Lakukan Pengawalan

Antisipasi Adanya Penjarahan Bantuan Korban Gempa, Polisi dan TNI Akan Lakukan Pengawalan

Regional
Fakta Video Viral Pengungsi Gempa Sulbar Diduga Jarah Bantuan, Polisi: Masih Diselidiki

Fakta Video Viral Pengungsi Gempa Sulbar Diduga Jarah Bantuan, Polisi: Masih Diselidiki

Regional
Berani Jambret Handphone Anak Pejabat Polda Riau, 1 Pelaku Ditembak, 1 Lainnya DPO

Berani Jambret Handphone Anak Pejabat Polda Riau, 1 Pelaku Ditembak, 1 Lainnya DPO

Regional
Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulut, Warga Diminta Waspada Bencana

Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulut, Warga Diminta Waspada Bencana

Regional
Pengungsi Gempa di Majene Kesulitan Air Bersih dan Listrik Masih Padam

Pengungsi Gempa di Majene Kesulitan Air Bersih dan Listrik Masih Padam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X