Ingin Pulang Kampung Bawa Mobil, Remaja Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi Penumpang

Kompas.com - 26/02/2020, 17:07 WIB
Kapolsek Maospati Kompol Basuki Dwikoranto bersama pelaku pencurian mobil travel. 3 anggota Polsek Maospati yangberhasilmengagalkan upaya pencurian diusulkan untuk mendapat penghargaan. KOMPAS.COM/SUKOCOKapolsek Maospati Kompol Basuki Dwikoranto bersama pelaku pencurian mobil travel. 3 anggota Polsek Maospati yangberhasilmengagalkan upaya pencurian diusulkan untuk mendapat penghargaan.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - RAR (18) warga Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ditangkap polisi karena membawa kabur mobil travel yang ia tumpangi di Kabupaten Magetan.

Pencurian tersebut sudah direncanakan RAR saat tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo sepulang dari Kalimantan.

Dari Bandara Juanda, ia menumpang mobil travel yang mengambil tiga penumpang jurusan Magetan. RAR mengaku menumpang hingga Maospati Magetan dan akan melanjutkan perjalanan ke Solo menggunakan bus.

Baca juga: Alasan Remaja di Magetan Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Di tengah jalan, RAR meminta berhenti. Saat turun, ia mendorong Arif sang sopir dan merebut mobi yang dalam keadaan menyala.

"Pelaku turun dengan alasan mau melanjutkan perjalanan dengan bus ke Solo. Saat sopir turun, pelaku mendorong sopir dan merebut mobil yang dalam keadaan menyala dan membawa kabur," kata Wakapolres Magetan Kompol Dadang Kurnia, Rabu (26/2/020)).

RAR kemudian membawa kabur mobil travel ke arah Madiun.

Baca juga: Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Sementara sang sopir sempat mengejarnya dan minta bantuan petugas yang ada di Pos Polisi Maospati yang dekat dengan lokasi.

"Sopir travel melapor ke Pos Polisi Maospati dan anggota melakukan pengajaran," ucap Sukatni.

Tak lama kemudian, RAR berhasil dibekuk dan mobil travel Daihatsu Xenia yang dibawa kabur diamankan ke Polsek Maospati

SUMBER: KOMPAS.com (Penumpang: Sukoco | Editor: Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Regional
Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Regional
Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Regional
Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
'Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab'

"Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab"

Regional
Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Regional
Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

Regional
Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Regional
Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Regional
Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Regional
Tim SAR Evakuasi 51 Orang Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Tim SAR Evakuasi 51 Orang Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Nihil Gugatan, Aditya-Riyadi Ditetapkan Jadi Paslon Terpilih di Pilkada Tuban 2020

Nihil Gugatan, Aditya-Riyadi Ditetapkan Jadi Paslon Terpilih di Pilkada Tuban 2020

Regional
Bayi 4 Bulan Dicekoki Pamannya dengan Miras, Ini Motifnya

Bayi 4 Bulan Dicekoki Pamannya dengan Miras, Ini Motifnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X