Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Menuju Desa Nglopang Bisa Dilalui

Kompas.com - 26/02/2020, 16:52 WIB
Hujan deras sejak Selasa sore  membuat jalan desa yang menghubungkan Desa  Ngelopang dengan Kecamatan Parang Magetan tertimbun material longsor. Hingga Rabu sore BPBD bersama relawan dari TNI, Polrei berhasil menyingkirkan material lumpur dan batu besar dengan menggunakan alat berat. KOMPAS.COM/DOK BPBD NAGETANHujan deras sejak Selasa sore membuat jalan desa yang menghubungkan Desa Ngelopang dengan Kecamatan Parang Magetan tertimbun material longsor. Hingga Rabu sore BPBD bersama relawan dari TNI, Polrei berhasil menyingkirkan material lumpur dan batu besar dengan menggunakan alat berat.

MAGETAN, KOMPAS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memastikan material longsoran yang memutus jalan Desa Nglopang telah dibersihkan.

Kasie Kedaruratan BPBD Magetan Feri Yoga Saputra mengatakan, BPBD bersama TNI, Polri dan sejumlah relawan berhasil membuka isolasi jalan dengan meggunakan alat berat, Rabu (26/2/2020) pagi.

Baca juga: Alasan Remaja di Magetan Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

 

“Mulai jam 7 pagi kami melakukan kerja bakti menggunakan eskavator untuk membersihkan material longsor,” ujar Feri, melalui pesan singkat, Rabu (26/2/2020).

Feri menambahkan, Desa Nglopang di Kecamatan Parang merupakan salah satu wilayah yang rawan longsor.

Hujan deras yang mengguyur kawasan Magetan sejak Selasa (25/2/2020) sore membuat meterial tanah serat batu besar logsor menutup jalan penghubung antara Desa Nglopang ke wilayah lainnya di Kecamatan Parang, Magetan.

“Penyebab longsor hujan dengan intensitas tinggi sejak kemarin sore membuat material berupa tanah lumpur dan bebatuan cukup besar longsor menutup jalan,” imbuh dia.

Baca juga: Bawa Lari Keponakan ke Pesantren di Magetan, Guru asal Musi Banyuasin Ditangkap

Meski sempat memutuskan jalur penghubung antar desa, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut.

Hingga Rabu sore, BPBD bersama sejumlah relawan dari TNI, Polri dan relawan lainya masih terus membersihkan material longsor dari jalan desa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Regional
Ketahuan 'Chatting' dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Ketahuan "Chatting" dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Regional
Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Regional
3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

Regional
BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

Regional
Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Regional
Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X