Gempa Bermagnitudo 6,0 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Kompas.com - 26/02/2020, 15:34 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

AMBON, KOMPAS.com - Gempa tektonik bermagnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Rabu (26/2/2020).

Berdasarkan data yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Stasiun Ambon, gempa terjadi pada pukul 16.33 WIT.

Titik gempa berada pada 7.5 Lintang Selatan dan 131.11 Bujur Timur atau berjarak 57 kilometer barat laut Saumlaki dan 78 kilometer barat daya Larat, Kepulauan Tanimbar.

Baca juga: Cerita Korban Banjir di Bekasi, Tak Betah Tidur di Pengungsian dan Ingin Segera Pulang

Gempa terjadi di kedalaman 28 kilometer.

BMKG belum menerima laporan kerusakan akibat gempa. Tapi, berdasarkan catatan BMKG, gempa dirasakan sangat kuat di Saumlaki dengan skala IV MMI.

“Gempanya dirasakan sangat kuat di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar dengan skala IV MMI,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin kepada Kompas.com, Rabu.

Andi masih memantau perkembangan pascagempa di wilayah tersebut.

”Kita belum dapat laporan resmi, kita masih terus memantau perkembangan dan menunggu laporan dari sana,” ujarnya.

Meski getarannya sangat kuat, Andi memastikan gempa tersebut tak berpotensi tsunami. Warga pun diminta tak panik.

Baca juga: Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

”Gempa tidak berpotensi tsunami jadi kami mengimbau warga tetap tenang dan tetap waspada apabila ada gempa susulan yang terjadi,” jelas Andi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Ketujuh Positif Corona di NTB Pernah Ikut Tabligh Akbar di Makassar

Pasien Ketujuh Positif Corona di NTB Pernah Ikut Tabligh Akbar di Makassar

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 12 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 12 Orang

Regional
UPDATE 3 April: Tambah 1 Lagi, Total 4 Positif Covid-19 asal Gresik

UPDATE 3 April: Tambah 1 Lagi, Total 4 Positif Covid-19 asal Gresik

Regional
Puluhan Dokter Buat APD di Luar Jam Dinas, Hasilkan 200 Pelindung Wajah dalam 2 Minggu

Puluhan Dokter Buat APD di Luar Jam Dinas, Hasilkan 200 Pelindung Wajah dalam 2 Minggu

Regional
Guru SD di Lampung Tewas Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Surat Wasiat untuk Anak dan Istri

Guru SD di Lampung Tewas Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Surat Wasiat untuk Anak dan Istri

Regional
Pemprov Sumbar Rekrut 241 Tenaga Medis Baru untuk Tangani Corona

Pemprov Sumbar Rekrut 241 Tenaga Medis Baru untuk Tangani Corona

Regional
UPDATE Kasus Covid-19 Kota Tegal: 2 Positif, 35 PDP, 2 Orang Meninggal

UPDATE Kasus Covid-19 Kota Tegal: 2 Positif, 35 PDP, 2 Orang Meninggal

Regional
Selain Syekh Puji, Komnas PA Laporkan 3 Orang Lain dalam Kasus Pernikahan Anak 7 Tahun

Selain Syekh Puji, Komnas PA Laporkan 3 Orang Lain dalam Kasus Pernikahan Anak 7 Tahun

Regional
Bupati Pesisir Selatan Bebaskan Retribusi Pedagang Pasar akibat Corona

Bupati Pesisir Selatan Bebaskan Retribusi Pedagang Pasar akibat Corona

Regional
Update Corona di Riau 3 April: Kasus Pasien Positif Bertambah 3

Update Corona di Riau 3 April: Kasus Pasien Positif Bertambah 3

Regional
Pemkot Bandung Tetapkan TPU Cikadut Jadi Pemakaman Korban Virus Corona

Pemkot Bandung Tetapkan TPU Cikadut Jadi Pemakaman Korban Virus Corona

Regional
Tunjangan PNS di Aceh Tamiang Dipangkas untuk Penanganan Corona

Tunjangan PNS di Aceh Tamiang Dipangkas untuk Penanganan Corona

Regional
Siswi SD Umur 7 Tahun Trauma Usai Dicabuli Tukang Galon

Siswi SD Umur 7 Tahun Trauma Usai Dicabuli Tukang Galon

Regional
Pemudik ke Tasikmalaya Sampai 5.000 Orang Per Hari, Warga Asal Zona Merah Langsung Jadi ODP

Pemudik ke Tasikmalaya Sampai 5.000 Orang Per Hari, Warga Asal Zona Merah Langsung Jadi ODP

Regional
Ribuan Pekerja Migran Pulang ke Bali, Masyarakat Diminta Tak Panik

Ribuan Pekerja Migran Pulang ke Bali, Masyarakat Diminta Tak Panik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X