Ini Motif Kakak Adik Habisi Bocah SD di Tepi Hutan Mojokerto

Kompas.com - 26/02/2020, 13:12 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

Dalam aksi ini, ungkap Bogiek, IS berperan menjemput korban dengan naik sepeda motor. Korban bersedia ikut karena IS mengajaknya untuk jalan-jalan.

IS dan korban kemudian menemui TS yang sudah di suatu tempat, tak jauh dari lokasi penjemputan.

Dari tempat itu, pengendara sepeda motor dipegang oleh TS. TS melajukan motornya yang ditumpangi oleh IS dan korban ke sebuah tempat yang sudah direncanakan.

Dalam perjalanan, tepatnya di wilayah Kecamatan Puri, motor yang mereka kendarai kehabisan bahan bakar.

TS turun dan menunggu di sebuah jembatan. Sedangkan, IS dan korban menuju sebuah SPBU mini untuk mengisi bahan bahan bakar.

Karena kehabisan uang, IS meninggalkan ponsel miliknya kepada petugas SPBU sebagai jaminan agar motornya bisa diisi bahan bakar.

Setelah motor terisi bahan bakar, IS dan korban kembali menemui TS yang menunggu di sebuah jembatan.

TS kemudian mengambil alih kemudi motor dan mengarahkannya ke arah hutan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Pasangan Jalur Independen Subagya-Abdi Gagal Maju di Pilkada Mojokerto

"Korban diajak ke TKP yang jaraknya sekitar 30 kilometer. TKP (pembunuhan) di Dusun Kemlagi, Desa Kemlagi," beber Bogiek.

Sebelumnya diberitakan, misteri kematian bocah SD yang ditemukan di tepi hutan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis (30/1/2020), lalu, terungkap.

Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto Kota memastikan jika korban menjadi korban pembunuhan.

Penyebab utama kematian korban, yakni akibat cekikan pada leher korban oleh pelaku berinisial TS.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 352 Ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X