Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Kompas.com - 26/02/2020, 09:48 WIB
Lahan lokasi kegiatan Wapres Maruf Amin di Tua Tunu, Pangkal Pinang ditertibkan petugas. KOMPAS.com/HERU DAHNURLahan lokasi kegiatan Wapres Maruf Amin di Tua Tunu, Pangkal Pinang ditertibkan petugas.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Sejumlah lapak pedagang sembako di daerah Kampak, Tua Tunu, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, dibongkar paksa petugas gabungan.

Kasatpol PP Pangkal Pinang Susanto mengatakan,  pembongkaran dikarenakan pedagang nekat berjualan di lahan Pemkot Pangkal Pinang.

"Lahannya itu aset Pemkot Pangkal Pinang. Besok Kamis akan ada kunjungan wapres, rencananya peletakan batu untuk gedung baru MUI juga," kata Kasatpol PP Pangkal Pinang Susanto, kepada Kompas.com di kantornya, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Lapak PKL di Cicadas, Bandung, Kini Tak Lagi Gelap dan Sempit

Susanto memastikan, penertiban pedagang dilakukan secara persuasif.

"Diawali dengan komunikasi dan surat peringatan," ujarnya.

Pada penertiban tersebut, eksekusi dilakukan petugas Trantib Kecamatan Gerunggang.

"Karena tidak banyak, jadi dari kecamatan yang penertiban," ujar Santo.

Baca juga: Lapak Dibongkar, Pedagang Berjualan di Depan Kantor Bupati Bima

Pantauan di lapangan, sejumlah lapak dibongkar dengan cara manual.

Pedagang yang tidak menyangka adanya pembongkaran, berusaha menyelamatkan barang dagangannya seperti sayur-sayuran, cabai, bawang dan bahan kebutuhan pokok lainnya.

Puing kayu sisa pembongkaran kemudian diangkut petugas menggunakan kendaraan roda empat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Regional
2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

Regional
PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

Regional
Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Santai Kendarai Sepeda Motor

Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Santai Kendarai Sepeda Motor

Regional
Harga Ayam Ikut Terdampak Corona, 12 Juta Pekerja Terancam PHK

Harga Ayam Ikut Terdampak Corona, 12 Juta Pekerja Terancam PHK

Regional
Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Regional
Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

Regional
Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Regional
Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Regional
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

Regional
Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Regional
Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X