Kompas.com - 26/02/2020, 09:24 WIB
Jembatan Cincin Lama telah selesai diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 5 Juni 2018. Lalu lintas kembali normal dan bisa digunakan oleh para pemudik. Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRJembatan Cincin Lama telah selesai diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 5 Juni 2018. Lalu lintas kembali normal dan bisa digunakan oleh para pemudik.

TUBAN, KOMPAS.com - Sempat ambruk pada tahun 2018 lalu, Jembatan Cincin yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dengan Tuban di Jawa Timur bakal kembali mengalami proses perbaikan (penggantian).

Menurut rencana, proses pengerjaan jembatan bakal membutuhkan waktu sekitar 10 bulan.

Ahmad Subki selaku Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya menjelaskan, pelaksanaan proses perbaikan dilakukan terhadap dua jembatan.

Baca juga: Jembatan Cincin Lama yang Ambruk Pernah Rusak Tahun Lalu

Pertama, jembatan lama yang pernah ambruk, maupun jembatan baru yang berada tepat di sampingnya.

"Hari ini sudah ada uji coba. Pertama itu yang (jembatan) baru, yang dari Widang (Tuban) ke arah Lamongan itu, lantainya yang akan diganti," ujar Subki saat dihubungi, Rabu (26/2/2020).

Agenda perbaikan Jembatan Cincin baru, direncanakan bakal rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Sementara, setelah Lebaran, agenda perbaikan akan kembali dilanjutkan untuk perbaikan Jembatan Cincin lama yang sempat ambruk pada 2018 lalu.

"Kalau langsung dilakukan semua (sekaligus), nanti kan lama. Bisa mengganggu arus lalu lintas orang mudik. Sebab kita fokus ini memberikan pelayanan maksimal. Meski kami juga ingin cepat semuanya dapat diganti, tapi kan enggak bisa," kata dia.

Baca juga: Truk Bermuatan 40 Ton Dilarang Jalan Sejajar di Jembatan Cincin Lama

Agenda perbaikan jembatan ini sudah lama diwacanakan, pasca jembatan yang lama ambruk pada 2018 lalu.

Hanya saja, karena proses administrasi dan menunggu kajian yang dilakukan, perbaikan baru dapat dilaksanakan pada tahun ini.

Terlebih untuk yang jembatan lama, dinilai sudah tidak lagi memadai dalam mengakomodasi tonase kendaraan yang melintas.

"Sudah lama. Karakteristik juga sudah tidak memadai lagi dengan beban arus lalu lintas sekarang. Tapi selama ini dipertahankan karena keterbatasan anggaran, ini cukup diperkuat dulu sampai batas anggaran yang mencukupi," kata dia.

Subki menjelaskan bahwa jembatan yang perlu diperbaiki di wilayah kerja BBPJN VIII Surabaya cukup banyak.

Namun, Jembatan Cincin mendapat prioritas untuk didahulukan dalam perbaikan, terlebih pada kejadian sebelumnya Jembatan Cincin Lama sempat ambruk dan mengakibatkan tiga truk tercebur ke aliran Bengawan Solo hingga merenggut korban jiwa.

Baca juga: Jembatan Babat-Widang Ambruk, Badan Truk yang Terjun ke Sungai Dipotong-potong



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X