ADD Lebih Besar dari APBD, Perangkat Desa di Maluku Diminta Serius Selesaikan Masalah Kemiskinan

Kompas.com - 25/02/2020, 23:24 WIB
Gubernur Maluku, Murad Ismail saat diwawancarai wartawan di Gedusng Islamic Center Ambon, Selasa (25/2/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku, Murad Ismail saat diwawancarai wartawan di Gedusng Islamic Center Ambon, Selasa (25/2/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku Murad Ismail heran anggaran dana desa (ADD) yang setiap tahun dikucurkan belum menyelesaikan masalah kemiskinan di daerah berjuluk seribu pulau itu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Maluku berada di peringkat keempat provinsi termiskin di Indonesia setelah, Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Murad mengatakan, jatah alokasi dana desa (ADD) dan dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat kepada Maluku jauh lebih besar dibandingkan APBD Maluku, sekitar Rp 2,3 triliun.

“Ini dana desa ini betul-betul besar lebih besar dari APBD kita loh, jumlahnya Rp 4 triliun lebih untuk Maluku,” kata Murad di Gedung Islamic Center Ambon, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: Masuk Kategori Miskin, Gubernur Maluku Sindir Kepala Daerah Selalu Minta Raskin

Dengan alokasi itu, setiap desa di Maluku bisa mendapatkan bantuan sebesar Rp 2 miliar dari pemerintah pusat. Sebab, selain ADD, desa juga mendapatkan bantuan lain. 

“Jadi satu desa itu dia bisa  dapat Rp 2 miliar lebih karena ada ADD dan segala macam,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alokasi dana desa dan anggaran tersebut seharusnya menyelesaikan masalah kemiskinan di desa. Pemerintah desa, kata dia, bisa mencari solusi dan membuat program dengan anggaran sebanyak itu.

“Masa sampai sekarang ini kita punya tingkat kemiskinan masih tinggi padahal dana desa itu harusnya sudah bisa digunakan dengan baik,” katanya.

Karena itu dia mengingatkan para perangkat desa di Maluku agar mengelola dana desa dengan baik. 

Baca juga: 77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Perangkat desa, kata dia, harus bertanggung jawab dan menggunakan dana desa demi kepentingan pembangunan.

“Jadi harus diguankan dan dikelola dengan sebaik-baiknya agar masyarakat desa lebih maju dan sejahtera,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X