Sekda Babel Soal Wacana PNS Pensiun Dapat Rp 1 M: Tergantung PNS-nya

Kompas.com - 25/02/2020, 19:27 WIB
Sekdaprov Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto, Rabu (19/2/2020). KOMPAS.com/HERU DAHNURSekdaprov Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto, Rabu (19/2/2020).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Pemerintah membuka peluang untuk menyejahterahkan pegawai negeri dengan meningkatkan uang pensiunan hingga Rp 1 miliar.

Gagasan yang digulirkan organisasi Korps Pegawai Negeri ( Korpri) itu kini terus dikaji dengan melibatkan perbankan.

"Itu usulan yang bagus dari Korpri. Jadi pemerintah menampung ya," kata Sekdaprov Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto kepada Kompas.com di gubernuran, Rabu (19/2/2020).

Naziarto mengatakan, besaran uang pensiun sangat tergantung dengan persentase premi yang dibayarkan pegawai setiap bulannya.

Saat ini pemotongan premi berkisar di angka 2 persen sehingga dana pensiun tidak menembus Rp 1 miliar.

Baca juga: Bupai Aceh Utara Dukung Skema Pensiun PNS Dapat Rp 1 Miliar, asal.....

Namun, jika persentase ditingkatkan atau pegawai menyetor premi hingga Rp 500 ribu setiap bulannya, maka uang pensiun dipastikan menjadi semakin besar.

"Bahkan kalau dimulai sejak golong III A, bisa menerima lebih dari Rp 1 miliar. Tinggal ASN nya sadar atau tidak. Mau memprovit dirinya selagi aktif ini sampai nanti dapat pensiun," ujar Naziarto.

Menurut Naziarto, skema besaran premi tetap dikembalikan pada kesediaan pegawai negeri bersangkutan.

Sementara pemotongan saat ini sifatnya ketetapan yang otomatis dilakukan setiap bulan.

"Pemerintah memberi ruang, kalau preminya besar nanti pensiuan bisa besar juga. Ini sedang dibahas di Jakarta semua organisasi pegawai," ucapnya.

Baca juga: Wali Kota Lhokseumawe Dukung Skema Pensiun PNS Dapat Rp 1 Miliar, tapi...

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Regional
Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Regional
Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Regional
Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Regional
Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Regional
Fakta Sembuhnya Pasien Corona di Solo, Gejala Selalu Kehausan dan Rutin Konsumsi Empon-empon

Fakta Sembuhnya Pasien Corona di Solo, Gejala Selalu Kehausan dan Rutin Konsumsi Empon-empon

Regional
Kepala Daerah Potong Gaji Bantu Warga Korban Wabah Corona, Siapa Saja?

Kepala Daerah Potong Gaji Bantu Warga Korban Wabah Corona, Siapa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X