Gubernur Maluku: Laporan dari Kades, Banyak Pendamping Suka Memeras

Kompas.com - 25/02/2020, 17:45 WIB
Gubernur Maluku, Murad Ismail saat diwawancarai wartawan di Gedusng Islamic Center Ambon, Selasa (25/2/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku, Murad Ismail saat diwawancarai wartawan di Gedusng Islamic Center Ambon, Selasa (25/2/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku, Murad Ismail mengungkapkan, banyak kepala desa di Maluku mengeluhkan adanya dugaan pemerasan yang dilakukan para pendamping desa terhadap dana desa yang dikelola aparat desa.

Menurut Murad, banyak kepala desa di Maluku mengeluhkan persoalan itu kepadanya lantaran sering diminta uang hingga jutaan rupiah oleh para pendamping desa.

“Pendampingan pendamping selama ini dilaporkan kepada saya oleh para kepala desa,” kata Murad, kepada wartawan di Ambon, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: 114 Desa di Maluku Bermasalah dengan Dana Desa, 25 Kades Masuk Penjara

Murad mengungkapkan, para pendamping desa dilaporkan meminta bayaran dari para kepala desa jika diminta bantuannya. Bayaran yang diminta mencapai jutaan rupiah.

“Para pendamping desa ini ini tidak mau membantu desa secara tulus, mau bikin apa-apa mesti bayar dulu sampai Rp 3 juta,” kata Murad, kepada wartawan di Ambon, Selasa (25/2/2020).

Jika laporan para kepala desa itu benar, lanjut dia, maka apa yang telah dilakukan para pendamping desa itu sangat keterlaluan dan memalukan.

Menurutnya, pendamping desa tugasnya memberikan pendampingan kepada desa. Tugas mereka memang seperti itu dan mereka telah digaji oleh negara.  

Pendampimg desa, lanjut Murad, seharusnya membantu desa dalam pengelolaan dana desa dan bukan sebaliknya.

“Ini kan merusak, pendamping itu kan digaji, kapan lagi kita bisa bikin Maluku ini jadi bagus kalau model kaya begitu,” kata Murad.

Baca juga: Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Terkait laporan para kepala desa itu, Murad meminta para pendamping desa agar bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab.

Dia menegaskan, siapapun yang terlibat menyalahgunakan dana desa maka akan diproses secara hukum.

“Jangan ada lagi yang main-main dengan dana desa, siapapun dia yang main dengan dana desa, saya penjarakan, tidak ada alasan itu,” tegas dia. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

PSBB Gorontalo Diperpanjang untuk Persiapan New Normal

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Belajar di Rumah Sampai 15 Juni

Regional
Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Kronologi Suami Istri Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Ber-Lebaran

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, tapi Rumah Ibadah Mulai Dibuka

Regional
Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Mengaku Kelaparan, Kakek 61 Tahun Curi Kopi hingga Semir Sepatu di Minimarket

Regional
Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Seorang Ayah Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Hamil, Terbongkar Saat Ditanya Nenek

Regional
Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Bebas dari Penjara, Napi Asimilasi Perkosa Anak Calon Istrinya

Regional
Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Terungkap Pabrik Miras Palsu Bermerek Impor di Bandung Barat

Regional
Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Saat Para Pemuda Antar Ketupat untuk Tenaga Medis Covid-19: Biar Mereka Ikut Lebaran

Regional
Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Polda Jateng Tunggu Hasil Lab Iptu SY, Pengendara yang Tabrak Rumah Warga

Regional
Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X