Banjir Landa 14 Kecamatan, Karawang Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Kompas.com - 25/02/2020, 16:16 WIB
Sekda Karawang Acep Jamhuri KOMPAS.COM/FARIDASekda Karawang Acep Jamhuri

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Karawang menetapkan status tanggap darurat bencana pada Selasa (25/2/2020).

Pasalnya banjir melanda 14 kecamatan di kota pangkal perjuangan.

"Kesepakatan antar instansi, kami menetapkan status tanggap darurat bencana dari sebelumnya status siaga," kata Sekda Karawang Acep Jamhuri usai melakukan rapat penanggulangan bencana, Selasa (24/2/2020).

Dengan penetapan status tersebut, kata Acep, Pemkab Karawang memberikan pelayanan kepada masyarakat korban banjir.

Acep menyebut pihaknya akan menyalurkan bantuan logistik.

"STTK masih ada terus kita bagikan, termasuk beras bencana di Bulog. Kemarin udah keluar 2 ton. Sekarang yang memerlukan kita drop langsung," katanya.

Baca juga: Banjir di Jabar Melanda Kabupaten Karawang, Bekasi dan Kota Bekasi

Acep mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya penanganan banjir.

Termasuk mengantisipasi tanggul Sungai Citarum jebol, salah satunya di sekitar Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya.

"Sudah siapkan karung kita sudah rapat akan meninjau antisipasi tanggul. Kalau tanggul jebol memang agak surut, tapi nanti rumah dan sawah yang abis di Batujaya," kata Acep.

Acep menyebut, Pemkab Karawang bersama TNI, Polri dan pihak terkait bersiaga di seluruh wilayah terdampak.

"Semua terlibat. Kami siaga di seluruh wilayah terdampak, termasuk di pinggir Sungai Citarum dan Sungai Cibeet," jelasnya.

Diketahui, banjir terjadi di 30 desa di 14 kecamatan di Karawang, Selasa (25/2/2020). Sebanyak 10.529 rumah terendam dan 9.514 orang mengungsi.

Baca juga: Jakarta Banjir, Sejumlah KA dari Bandung Alami Keterlambatan hingga 1 Jam



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X