Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Kompas.com - 25/02/2020, 13:00 WIB
Tempat karaoke Paradiso di Jalan Gatot Subroto Cilacap, Jawa Tengah, terbakar, Selasa (25/2/2020). KOMPAS.COM/HANDOUTTempat karaoke Paradiso di Jalan Gatot Subroto Cilacap, Jawa Tengah, terbakar, Selasa (25/2/2020).

 

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Tempat karaoke Paradiso di Jalan Gatot Subroto Cilacap, Jawa Tengah, dilaporkan terbakar, Selasa (25/2/2020) pagi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cilacap Supriyadi menjelaskan, api menghanguskan sedikitnya 14 ruang karaoke.

Baca juga: Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Menurut Supriyadi, kebakaran diketahui sekitar pukul 05.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan merembet ke ruang lainnya.

"Sekitar pukul 05.00 WIB salah satu saksi melihat asap di dalam gedung lalu menelepon karyawan Paradiso untuk membuka pintu samping," kata Supriyadi saat dihubungi, Selasa.

Baca juga: Ini Dugaan Penyebab Kebakaran di Mapolres Ogan Ilir

Supriyadi mengatakan, tak berselang lama tiga unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Pemadaman juga dibantu mobil water canon dan mobil damkar milik Pertamina.

"Hingga pukul 08.18 WIB petugas masih melakukan pendinginan. Sampai dengan pukul 10.09 WIB api bisa dikendalikan dan armada susulan dibantu PT S2P dan PT Pelindo," ujar Supriyadi

Supriyadi mengatakan, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek pada ruang cek sound yang baru diinstalasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X