Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Kompas.com - 25/02/2020, 12:28 WIB
Eks Kabiro Pembangunan Sulsel Jumras (putih) saat meminta maaf kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di rujab gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (25/2/2020). Dok.Humas Pempov SulselEks Kabiro Pembangunan Sulsel Jumras (putih) saat meminta maaf kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di rujab gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (25/2/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah resmi mencabut laporannya terhadap eks Kabiro Pembangunan Sulawesi Selatan Jumras atas kasus pencemaran nama baik. 

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, setelah pencabutan laporan, kasus tersebut telah dihentikan.

"Benar sudah dicabut. Jadi kasusnya sudah dihentikan," kata Yudhiawan saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (25/2/2020) siang. 

Baca juga: Eks Kabiro Kesra Kepri Mengaku Rogoh Kocek Rp 10 Juta untuk Open House Nurdin Basirun

Jumras kemudian menemui Nurdin di rumah dinas di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujungpandang, Selasa pagi. 

Dari pertemuan tersebut, Jumras secara langsung meminta maaf sambil mencium tangan Nurdin.

Nurdin pun menyatakan telah memaafkan mantan pejabat di pemerintahan Sulawesi Selatan tersebut. 

Jumras yang tak mampu menahan air mata juga mengatakan telah mencabut pernyataannya di sidang hak angket DPRD mengenai Nurdin yang menerima uang dari pengusaha untuk pemenangannya di Pilgub 2018.

"Saya meneteskan air mata karena begitu besar hatinya Pak Gub (Nurdin Abdullah) untuk menerima dan memaafkan saya," kata Jumras setelah bertemu dengan Nurdin.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah Tak Diberi Uang, Pria Bertato Aniaya Ayah Kandung dengan Kursi Plastik

Marah Tak Diberi Uang, Pria Bertato Aniaya Ayah Kandung dengan Kursi Plastik

Regional
Soal Sekolah, Kepala BNPB Ingatkan Belum Ada Zona Hijau di Jabar

Soal Sekolah, Kepala BNPB Ingatkan Belum Ada Zona Hijau di Jabar

Regional
Catat, Ini 6 Tempat Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung

Catat, Ini 6 Tempat Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung

Regional
Cerita Pilu Dua Balita Tewas Ditangan Ayah Kandung di Flores...

Cerita Pilu Dua Balita Tewas Ditangan Ayah Kandung di Flores...

Regional
Menpora: Kesiapan Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tak Diragukan

Menpora: Kesiapan Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tak Diragukan

Regional
Ditawari Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh, PSI: Kami Masih Istiqomah dengan Mas Gibran

Ditawari Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh, PSI: Kami Masih Istiqomah dengan Mas Gibran

Regional
Tewas di Pinggir Jalan dengan Mulut Berbusa, Bocah Berseragam SD Ini Diduga Keracunan Miras

Tewas di Pinggir Jalan dengan Mulut Berbusa, Bocah Berseragam SD Ini Diduga Keracunan Miras

Regional
Mari Bantu Nadine, Bayi yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Mari Bantu Nadine, Bayi yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Regional
Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Terendah di Surabaya

Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Terendah di Surabaya

Regional
Bengawan Solo Masih Tercemar, Ganjar Tagih Janji Perusahaan Tak Buang Limbah ke Sungai

Bengawan Solo Masih Tercemar, Ganjar Tagih Janji Perusahaan Tak Buang Limbah ke Sungai

Regional
Tak Mampu Biayai Hidup, Andreas Rencanakan Pembunuhan 2 Anak Balitanya

Tak Mampu Biayai Hidup, Andreas Rencanakan Pembunuhan 2 Anak Balitanya

Regional
Ditawari Rp 1 Miliar untuk Berkoalisi Lawan Gibran, PSI: Pencapaian Kami Ternyata Ada Harganya

Ditawari Rp 1 Miliar untuk Berkoalisi Lawan Gibran, PSI: Pencapaian Kami Ternyata Ada Harganya

Regional
2 Partai Resmi Mengusung Yesi dan Adly Fairuz di Pilkada Karawang

2 Partai Resmi Mengusung Yesi dan Adly Fairuz di Pilkada Karawang

Regional
Jerinx Tetap Kritik Rapid Test Covid-19 Sebagai Syarat Layanan Medis, Ini Alasannya

Jerinx Tetap Kritik Rapid Test Covid-19 Sebagai Syarat Layanan Medis, Ini Alasannya

Regional
Salatiga Umumkan Kematian Kedua Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19

Salatiga Umumkan Kematian Kedua Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X