Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Kompas.com - 25/02/2020, 10:52 WIB
Foto : Agustinus Neri Gilor, bayi berusia 9 saat digendong sang bunda, Maria Minarti Wanong, di Desa Mbarungkeli, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, NTT, Minggu (23/2/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Agustinus Neri Gilor, bayi berusia 9 saat digendong sang bunda, Maria Minarti Wanong, di Desa Mbarungkeli, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, NTT, Minggu (23/2/2020).

KOMPAS.com - Agustinus Neri Gilor sejak lahir hingga saat ini berusia 9 bulan, hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur.

Ia tampak begitu menderita. Karena, dari waktu ke waktu, kepalanya terus membesar.

Balita asal Desa Mbarungkeli, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, NTT, diketahui mengidap hidrosefalus.

Maria Minarti Wanong (29), ibu dari Agustinus, mengaku, awalnya tidak mengetahui penyakit apa yang diderita sang anak.

Maria mengetahui anaknya mengidap hidrosefalus setelah diperiksa dokter di Kota Bajawa.

Kompas.com menggalang dana untuk membantu Agustinus melalui Kitabisa.com. Sumbangan rezeki Anda akan sangat bermanfaat untuk membantu Agustinus yang membutuhkan bantuan dengan cara klik di sini untuk donasi.

Baca juga: Derita Agustinus, Mengidap Hidrosefalus dan Butuh Uluran Tangan

"Pas saya bawa dia periksa, dokter yang periksa bilang Agutinus menderita hidrosefalus. Dokter pun sarankan saya bawa dia ke Kupang untuk dioperasi. Dokter juga bilang, operasi itu butuh biaya besar," ungkap Maria, kepada Kompas.com, saat dihubungi, Minggu (23/2/2020).

Lantaran ketiadaan biaya, dirinya belum bisa membawa Agustinus ke Kupang untuk dioperasi.

Orangtua Agustinus tergolong keluarga tidak mampu di desa tersebut.

Maria berusaha mengobati anaknya dengan pengobatan alternatif yakni mencari dukun dan pendoa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X