Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Kompas.com - 25/02/2020, 09:30 WIB
Foto : Ruangan UGD RUD TC.Hiller Maumere dipenuhi pasien-paien penderita DBD senin (24/2/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Ruangan UGD RUD TC.Hiller Maumere dipenuhi pasien-paien penderita DBD senin (24/2/2020).

MAUMERE, KOMPAS.com - Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bertambah sejak Januari hingga Februari 2020.

Hingga, Selasa (25/2/2020), tercatat ada 868 orang yang terjangkit DBD.

Jumlah itu naik dari jumlah sehari sebelumnya yaitu 861.

Baca juga: Kekurangan Fasilitas dan Tenaga Medis, RSUD Maumere Kewalahan Tangani Pasien DBD

Kemudian, dari 868 penderita, 7 orang telah meninggal dunia.  

"Hari ini ada penambahan jumlah lagi. Sebelumnya ada 861, sekarang jadi 868 kasus DBD di Sikka. Yang meninggal 7 orang," ujar Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus kepada Kompas.com, Selasa pagi. 

Petrus menyampaikan, pada Senin malam, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi lintas sektor dan menyatakan perang melawan nyamuk mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan dan desa. 

Baca juga: Penderita DBD Terus Meningkat, Masa KLB di Sikka Kembali Diperpanjang

Mulai hari ini, semua pihak akan terjun membasmi sarang nyamuk di lingkungan masing-masing. 

"Kita gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara serentak," ujar Petrus. 

Diberitakan sebelumnya, pasien yang terakhir meninggal adalah anak berusia 15 tahun.

Ia meninggal karena terlambat dibawa ke rumah sakit.

"Terakhir diantar ke klinik Go, terus ke Puskesmas Bola dalam kondisi syok. Selanjutya, orangtuanya membawa ke RSUD Tc Hillers  Maumere dan akhrinya meninggal kemarin malam,” kata Petrus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X