Pembunuh Ibu Kos di Tulungagung Ditangkap, Cekik Korban Hingga Tewas dan Curi Perhiasan

Kompas.com - 24/02/2020, 23:34 WIB
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia (kiri) menunjukkan barang bukti berikut tersangka Dicky yang menjadi pelaku tunggal pembunuhan di Ngunut, Tulungagung, Senin (24/2/2020). (ANTARA/Destyan Handri Sujarwoko) Kompas.comKapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia (kiri) menunjukkan barang bukti berikut tersangka Dicky yang menjadi pelaku tunggal pembunuhan di Ngunut, Tulungagung, Senin (24/2/2020). (ANTARA/Destyan Handri Sujarwoko)

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur menangkap pelaku tunggal pembunuhan Miratun, seorang janda dan ibu kos di Ngunut, Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pelaku merupakan pemuda asal Kabupaten Hulu, Kalimantan Selatan, bernama Dicky Febrianto.

Baca juga: KPU Denpasar Tutup Pendaftaran, Nihil Calon Independen di Pilkada

Dicky pernah menyewa kamar indekos korban selama tiga hari. Setelah menyewa, pelaku  mencuri uang Rp 4 juta dan sejumlah perhiasan korban yang disimpan di lemari pakaian.

"Hasil olah TKP dan pengakuan tersangka ini, dia awalnya hanya berniat mencuri untuk kedua kalinya. Namun karena yang dicari tidak ada, dia mengincar perhiasan yang dikenakan korban," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia seperti dilansir Antara, Senin (24/2/2020).

Saat menjalankan aksinya, pelaku mencekik leher korban hingga mati lemas. Dicky kemudian melucuti perhiasan yang dikenakan mantan ibu kosnya itu.

"Tersangka ini awalnya datang ke Tulungagung untuk mencari kerja. Dia ke rumah pamannya di Ngunut, lalu mencarikannya ke tempat kos korban," kata Pandia.

Jasad Miratun kemudian ditemukan terbungkus kasur yang ada di dalam kamarnya.

Polisi mengidentifikasi keterkaitan kasus pembunuhan itu dengan melacak barang curian yang digasak Dicky.

Baca juga: Siswi SD Diperkosa Guru sejak Kelas VI, Pertama di Ruang Kepala Sekolah

"Perhiasan hasil pencurian itu lalu dijual seharga Rp7 juta dan digunakan tersangka ke Bali," kata Pandia.

Dari identifikasi itu, polisi memburu Dicky dan menangkapnya di sebuah rumah indekos di Surabaya.

Tersangka kini ditahan. Pemuda asal Kalimantan Selatan itu dijerat pasal 365 dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Tertua di Indonesia Sembuh, Kuncinya Disiplin

Pasien Covid-19 Tertua di Indonesia Sembuh, Kuncinya Disiplin

Regional
Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Covid-19, Bagaimana Bisa?

Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Covid-19, Bagaimana Bisa?

Regional
Kisruh Bantuan Mobil PCR, Saling Klaim dan Amukan Risma, Ini Akhir Ceritanya

Kisruh Bantuan Mobil PCR, Saling Klaim dan Amukan Risma, Ini Akhir Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wali Kota Risma Tersulut Emosi | Kerangka Diduga Berusia Ratusan Tahun

[POPULER NUSANTARA] Wali Kota Risma Tersulut Emosi | Kerangka Diduga Berusia Ratusan Tahun

Regional
Saat Dosen Unpad Masuk Data Penerima Dana Bansos Rp 600 Ribu Per Bulan: Bingung Bantuan Apa Ini?

Saat Dosen Unpad Masuk Data Penerima Dana Bansos Rp 600 Ribu Per Bulan: Bingung Bantuan Apa Ini?

Regional
Polisi Pukul Pakai Rotan Warga Tak Bermasker, Tetap Diproses Hukum Meski Ada Masyarakat yang Mendukung

Polisi Pukul Pakai Rotan Warga Tak Bermasker, Tetap Diproses Hukum Meski Ada Masyarakat yang Mendukung

Regional
Detik-detik Satpam Tewas Dibunuh Maling, Berawal Saat Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Detik-detik Satpam Tewas Dibunuh Maling, Berawal Saat Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Regional
Jejak Kasus Pecatan TNI Ruslan Buton, Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan La Gode

Jejak Kasus Pecatan TNI Ruslan Buton, Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan La Gode

Regional
Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Regional
Tentang New Normal di DIY, Sri Sultan: Jangan tergesa-gesa

Tentang New Normal di DIY, Sri Sultan: Jangan tergesa-gesa

Regional
Kota Bandung Kini Terapkan PSBB Proporsional

Kota Bandung Kini Terapkan PSBB Proporsional

Regional
7 Pohon Tumbang Diterjang Angin Puting Beliung di Sukabumi, 1 Mobil dan Puluhan Rumah Rusak

7 Pohon Tumbang Diterjang Angin Puting Beliung di Sukabumi, 1 Mobil dan Puluhan Rumah Rusak

Regional
Pekan Depan, Keluar Masuk NTB Wajib Bawa Surat Bebas Corona

Pekan Depan, Keluar Masuk NTB Wajib Bawa Surat Bebas Corona

Regional
Sabtu, 2 Unit Mobil PCR Dijadwalkan Siaga di Surabaya, Ini Lokasinya

Sabtu, 2 Unit Mobil PCR Dijadwalkan Siaga di Surabaya, Ini Lokasinya

Regional
Diduga Rem Blong Saat Turunan Tajam, Truk Sayur Terguling dan Terjun ke Jurang 10 Meter

Diduga Rem Blong Saat Turunan Tajam, Truk Sayur Terguling dan Terjun ke Jurang 10 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X