Bupati Lebak Geram Galian Tanah Diangkut ke Tangerang untuk Proyek Perumahan

Kompas.com - 24/02/2020, 22:49 WIB
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Lebak, Kamis (2/5/2019) sore. KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINBupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Lebak, Kamis (2/5/2019) sore.

LEBAK, KOMPAS.com - Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya memanggil manajemen perusahaan galian tanah merah yang beroperasi di wilayah Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Iti meminta penjelasan kepada pihak perusahaan lantaran diduga memasok tanah untuk proyek perumahan di Tangerang, bukan untuk proyek strategis nasional jalan tol.

"Saat ditanya kemarin ternyata buat perumahan di Dadap, Tangerang, bukan buat kebutuhan tol. Kalau untuk proyek strategis nasional harus kita dukung, bukan malah dikirim ke lainnya," kata Iti Octavia di Rangkasbitung, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Setelah Marahi Sopir Truk hingga Videonya Viral, Bupati Lebak Bentuk Tim Satgas

Menurut Iti, pihaknya sudah menyampaikan surat ke perusahaan yang melakukan penggalian tanah di Curugbitung, namun hingga saat ini pihak perusahaan belum menunjukkan itikad baik untuk datang.

Iti mengatakan, semenjak adanya aktivitas galian tanah merah di wilayah utara Kabupaten Lebak yang berbatasan dengan Tangerang, wilayahnya dirugikan dengan rusaknya fasilitas umum seperti jalan dan jembatan.

Selain itu, kata dia, masyarakat Lebak terutama pengendara kerap kali kecelakaan lantaran jalan yang licin akibat material tanah yang berceceran.

"Di Kecamatan Maja saja, satu hari lima orang yang masuk puskesmas karena kecelakaan, jalanan licin, anak-anak sekolah terganggu aksesnya," kata dia.

Baca juga: Cerita di Balik Video Bupati Lebak Ngamuk dan Nekat Panjat Truk, Marah Jembatan Baru Rusak

Menindaklanjuti hal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak juga akan membentuk satuan tugas gabungan atasi truk pengangkut tanah yang dituding merusak fasilitas umum di Kabupaten Lebak.

Satgas gabungan dibentuk setelah Iti mengamuk ke sejumlah sopir truk yang dituding merusak fasilitas publik.

Video Bupati marah tersebut, viral dan beredar luas di media sosial belakangan ini.

Bupati perempuan tersebut marah-marah hingga berujung penyitaan kunci truk.

Dalam satu potongan video itu menunjukkan, Iti tengah memarahi seorang sopir truk yang disebut telah merusak jalan dan jembatan milik rakyat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X