Polisi Tangkap Penipuan Berkedok Khitanan Massal Fiktif

Kompas.com - 24/02/2020, 21:43 WIB
Kepala Kepolisian Sektor Batang AKP Asfauri (berdiri, kanan) sedang memeriksa seorang tersangka dugaan kasus penipuan penyelenggaraan khitan massal.
Kepala Kepolisian Sektor Batang AKP Asfauri (berdiri, kanan) sedang memeriksa seorang tersangka dugaan kasus penipuan penyelenggaraan khitan massal.

BATANG, KOMPAS.com- Kepolisian Resor (Polres) Batang, Jawa Tengah, meringkus S (40) yang diduga menipu penyelenggara khitanan massal.

Penipuan ini terungkap setelah ada laporan para donatur yang dimintai oleh S.

"Tersangka ditangkap polisi di rumahnya di wilayah Kecamatan Tirto, Pekalongan pada Minggu sore (23/2)," kata Kapolres Batang AKBP Abdul Waras di Batang, Jawa Tengah, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Tersangka Penipuan 24 Calon Pengantin Tak Ditahan, Ini Alasannya...

Untuk mengelabui korbannya, S membuat undangan kehormatan penyelenggaraan khitan massal

Undangan itu dibagikan pada para donatur di wilayah Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Pekalongan.

"Pelaku menyebar undangan kehormatan itu pada sekolah-sekolah, dinas, dan perusahaan (dealer motor). Sebanyak 180 undangan yang sudah disebar pada donatur yang masing-masing dimintai uang sebesar Rp100 ribu," sebut Abdul.

Namun, khitan massal yang dijanjikan oleh pelaku akan digelar pada Minggu (23/2) di gedung Korpri Kecamatan Batang ternyata hanya fiktif.

Baca juga: INFOGRAFIK: Waspada Penipuan Berkedok Sensus Penduduk

Saat ini tersangka masih menjalani proses pemeriksaan di Markas Polsek Batang Kota.

Berdasar pengakuan tersangka, gagalnya penyelenggaraan kegiatan khitan massal itu karena uang yang sudah terkumpul dari para donatur sudah habis digunakan oleh tersangka dan dibagikan pada kelompoknya.

"Dibagi dengan kelompoknya yang ikut membantu menyebar dan meminta uang pada para donatur," jelas Abdul.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Regional
Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Regional
Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Regional
Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Regional
Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X