WN Jepang Positif Corona Sepulang dari Bali, Dinkes Kesulitan Lacak Tempat Menginap

Kompas.com - 24/02/2020, 19:27 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Bali, I Ketut Suarjaya saat ditemui di Denpasar, Senin (3/2/2020). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINKepala Dinas Kesehatan Bali, I Ketut Suarjaya saat ditemui di Denpasar, Senin (3/2/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Bali melacak lokasi mana saja yang pernah dikunjungi turis Jepang yang positif mengidap virus corona usai berlibur di Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Bali, Ketut Suarjaya mengatakan, telah mengantongi identitas turis Jepang itu.

"Kita antisipasinya dengan mencari tahu tempat menginap, dengan siapa saja kontaknya. Ada apa ngga yang terpapar," kata Suarjaya ketika dihubungi, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Sempat Diperingatkan Warga Tak Susur Sungai, Pembina Jawab Kalau Mati di Tangan Tuhan

Dinas Kesehatan kesulitan melacak tempat menginap turis asal Jepang tersebut selama di Bali. Karena, data yang diterima sangat sedikit.

"Kami minim data dan informasi. Hanya nama saja. Jadi kami kesulitan di mana dia menginap. Kita terus cari tahu di mana dia menginap," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pria berusia 60 tahun asal Jepang yang bekerja sebagai staf fasilitas perawatan lansia dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Minggu (23/2/2020).

Pria ini sempat mengunjungi institusi kesehatan di Jepang setelah mengalami gejala serupa flu pada 12 Februari 2020.

Setelah diperiksa, ia diizinkan pulang karena didiagnosa bebas dari penumonia.

Pria itu kembali bekerja pada 13 dan 14 Februari 2020.

Pada 15 Februari, pria itu berkunjung ke Indonesia bersama keluarganya. Ia menghabiskan liburan di Bali.

Pria itu berada di Bali hingga 19 Februari 2020. Setelah kembali dari liburan, ia menjalani aktivitas seperti biasa di Jepang.

Pada 22 Februari, ia kembali berobat ke rumah sakit di Jepang karena merasa tak enak badan.

Setelah dirawat, pria itu divonis positif mengidap virus SARS CoV-2.

Baca juga: Siswi SD Diperkosa Guru sejak Kelas VI, Pertama di Ruang Kepala Sekolah

Kementerian Kesehatan RI menampik pria itu terjangkit virus corona saat berlibur di Bali. Sebab, pria paruh baya itu telah mengeluh sakit sejak 12 Februari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X