Jaksa Seleksi 140 Saksi yang Hadir di Sidang Suap Bupati Lampung Utara

Kompas.com - 24/02/2020, 18:07 WIB
Terdakwa kasus suap, Bupati nonaktif Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara dikawal polisi menuju sel tahanan PN Tanjung Karang usai sidang dakwaan, Senin (24/2/2020). Agung didakwa menerima uang suap lebih dari Rp 100 miliar selama dia menjabat sebagai bupati. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Terdakwa kasus suap, Bupati nonaktif Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara dikawal polisi menuju sel tahanan PN Tanjung Karang usai sidang dakwaan, Senin (24/2/2020). Agung didakwa menerima uang suap lebih dari Rp 100 miliar selama dia menjabat sebagai bupati.


LAMPUNG, KOMPAS.com - Majelis hakim meminta jaksa penuntut dari Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyeleksi saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan kasus suap Bupati nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara.

Imbauan tersebut disampaikan Ketua Majelis Hakim Efiyanto usai pembacaan dakwaan di Ruang Sidang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Senin (24/2/2020).

"Ini saksinya, yang saya lihat di dakwaan jumlahnya sampai 140 orang saksi. Mungkin bisa dipilah-pilah lagi," kata Efiyanto.

Baca juga: Jaksa KPK Siapkan 140 Saksi untuk Sidang Korupsi Bupati Nonaktif Lampung Utara

Efiyanto mengatakan, jika memeriksa seluruh saksi maka dikhawatirkan tidak akan selesai selama empat bulan.

"Kami (majelis hakim) diberi waktu maksimal empat bulan untuk memproses perkara tipikor ini," kata Efiyanto.

Terkait permintaan majelis hakim ini, Jaksa Penuntut KPK Taufiq Ibnugroho mengatakan, pihaknya akan memilah saksi yang nanti dihadirkan di persidangan.

"Siap, yang Mulia. Kami akan seleksi saksi, yang berkaitan langsung dengan terdakwa (Agung) saja yang dihadirkan," kata Taufiq.

Baca juga: Jaksa KPK Tolak Penyuap Bupati Lampung Utara Jadi Justice Collaborator

Diberitakan sebelumnya, Jaksa penuntut dari KPK menyiapkan ratusan saksi untuk dihadirkan dalam sidang korupsi yang menyeret Bupati nonaktif Lampung Utara Agung llmu Mangkunegara.

Jaksa penuntut KPK, Taufiq Ibnugroho mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 140 saksi untuk berkas perkara Agung Ilmu Mangkunegara dan Raden Syahril.

“Raden Syahril ini orang kepercayaan Agung, jadi berkasnya disatukan, karena berkaitan perkaranya,” kata Taufiq di PN Tanjung Karang, Senin (17/2/2020).

Kemudian, untuk berkas perkara Syahbuddin (mantan Kepala Dinas PUPR Lampung Utara), KPK menyiapkan 114 saksi.

Sedangkan untuk perkara Wan Hendri (mantan Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara), KPK menyiapkan 60 orang saksi.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Regional
Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Regional
4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Regional
Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Regional
Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Regional
Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X