Kompas.com - 24/02/2020, 18:03 WIB
Produk obat kuat yang diproduksi dari home industri di Surabaya. KOMPAS.COM/A. FAIZALProduk obat kuat yang diproduksi dari home industri di Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Industri rumahan produsen obat kuat digerebek Polda Jatim di Surabaya, Senin (24/2/2020).

Selain tidak memiliki izin produksi, usaha tersebut menurut polisi juga tidak memiliki izin edar.

Pemilik usaha berinisial C diamankan polisi dalam penggerebekan di komplek perumahan Babatan Pilang, Kecamatan Wiyung, tersebut, berikut sampel barang bukti produk obat kuat siap edar, bahan baku, kemasan produk dan alat timbang.

Baca juga: Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

C memanfaatkan 2 rumah di komplek perumahan tersebut dalam menjalankan usahanya. Satu untuk gudang penyimpanan produk, dan satu lagi untuk produksi.

Dibantu 2 karyawannya, C mengemas produk obat kuat dengan berbagai merek seperti King Cobra, Raja Madu, dan Gatot Kaca.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Produk-produk tersebut didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam pemeriksaan di gudang, polisi juga menemukan alat seks untuk wanita.

"Dalam sebulan, pemilik usaha bisa meraih untung Rp 10 juta lebih," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Cornelis M Simanjuntak, di lokasi penggerebekan.

Menurutnya, produk obat kuat diproduksi secara mandiri sejak 2 tahun terakhir.

"Selain menggunakan bahan herbal, pelaku menambahkan bahan sildenafil yang berfungsi meningkat vitalitas pria," ujar dia.

Baca juga: Pria Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Hotel, Diduga Sehabis Minum Obat Kuat

Dalam mencampur ramuan herbal dengan zat kimia itu, pelaku tidak memenuhi kaidah medis yang berlaku.

"Penggunaan sildenafil seharusnya menggunakan resep dokter. Bahaya jika digunakan sembarangan," ujar dia.

Pelaku dijerat Pasal 196 dan Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X