Status Meningkat, Universitas Yapis Wamena Jadi Penyangga Pendidikan di Pegunungan Papua

Kompas.com - 24/02/2020, 16:56 WIB
Wamen PUPR John Wempu Wetipo saat menijau bangunan Universitas Yapis Wamena yang menjadi salah satu korban pembakaran dan pengrusakan pada 23 September 2019, Jayawijaya, Papua (05/12/2019) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIWamen PUPR John Wempu Wetipo saat menijau bangunan Universitas Yapis Wamena yang menjadi salah satu korban pembakaran dan pengrusakan pada 23 September 2019, Jayawijaya, Papua (05/12/2019)

"Mall yang belun jadi di Wamena itu kita kontrak, bupati juga memberikan izin," ucap Mansur.

Menurut dia, hingga kini seluruh dosen yang keluar dari Papua karena kerusuhan belum kembali. Tapi, mereka menyaytakan siap kembali dan mengajar di Wamena.

"Belum semua dosen kembali, sekitar 10 orang. Ada komunikasi dengan mereka, hanya mereka bilang nanti kembali, kita masih trauma, ada di Padang dan di Yogyakarta," ujar Mansur.

Untuk tahun ajaran baru, Mansur memastikan kuota penerimaan mahasiswa akan ditingkatkan.

Baca juga: Sakit Hati, Pria asal Lamongan Sebar Video Mesum bersama Mantan

Begitu juga dengan junlah pengajarnya, ia memastikan Yapis akan mencari dosen baru yang bersedia ditempatkan di Wamena.

"Penerimaan untuk mahasiswa baru justru naik, dulu yang sekitar 900, sekarang 1.100 lebih. Jadi saya pikir itu motivasi kita untuk kelola lebih baik lagi. Total ada 47 dosen, dengan dinaikan status sebagai universitas, kita akan tambah dosen lagi," jelas Mansur.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Berusia Ratusan Tahun, Ini Fakta di Balik Penemuan Kerangka dan Koin Kuno di Bogor

Diduga Berusia Ratusan Tahun, Ini Fakta di Balik Penemuan Kerangka dan Koin Kuno di Bogor

Regional
Di Tengah Pandemi, Ekonomi Jatim Kuartal I Tahun 2020 Malah Tumbuh

Di Tengah Pandemi, Ekonomi Jatim Kuartal I Tahun 2020 Malah Tumbuh

Regional
Anggota TNI yang Ditembak Polisi di Jeneponto Meninggal Dunia

Anggota TNI yang Ditembak Polisi di Jeneponto Meninggal Dunia

Regional
Awal Mula Kemarahan Risma terhadap Pejabat Pemprov Jatim

Awal Mula Kemarahan Risma terhadap Pejabat Pemprov Jatim

Regional
Wagub Emil: Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Jadi Kunci Dunia Usaha Lewati Pandemi

Wagub Emil: Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Jadi Kunci Dunia Usaha Lewati Pandemi

Regional
Saat Risma Marahi Pejabat Pemprov Jatim Soal Bantuan Mobil PCR: Saya Enggak Terima!

Saat Risma Marahi Pejabat Pemprov Jatim Soal Bantuan Mobil PCR: Saya Enggak Terima!

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 Mei 2020

Regional
Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk di Depan Kantor Camat

Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk di Depan Kantor Camat

Regional
4 Warga Tewas Akibat Banjir Samarinda, 2 di Antaranya Tersengat Listrik

4 Warga Tewas Akibat Banjir Samarinda, 2 di Antaranya Tersengat Listrik

Regional
Warga Curhat Ke Ganjar Tak Dapat Layanan Imunisasi Saat Pandemi

Warga Curhat Ke Ganjar Tak Dapat Layanan Imunisasi Saat Pandemi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Mei 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Mei 2020

Regional
Sambut New Normal, Kapal Cepat Bangka dan Belitung Kembali Beroperasi

Sambut New Normal, Kapal Cepat Bangka dan Belitung Kembali Beroperasi

Regional
Kepastian Siswa di Aceh Kembali Sekolah Masih Menunggu Aturan New Normal

Kepastian Siswa di Aceh Kembali Sekolah Masih Menunggu Aturan New Normal

Regional
Gadis 18 Tahun Diperkosa 5 Pria, Direkam Diam-diam dan Videonya Tersebar di Media Sosial

Gadis 18 Tahun Diperkosa 5 Pria, Direkam Diam-diam dan Videonya Tersebar di Media Sosial

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Mei 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X