Orangtua Siswa SMP di Solo yang Dikeluarkan karena Isap Vape Laporkan Kepsek ke Polisi

Kompas.com - 24/02/2020, 15:57 WIB
Kuasa hukum Wong Sioe Mie, Zainal Arifin menunjukkan surat keterangan pindah sekolah saat memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat pernyataan di Solo, Jawa Tengah, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKuasa hukum Wong Sioe Mie, Zainal Arifin menunjukkan surat keterangan pindah sekolah saat memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat pernyataan di Solo, Jawa Tengah, Senin (24/2/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Orangtua siswa SMP Kalam Kudus berinisial Y, Wong Sioe Mie, melaporkan Kepala SMP Kalam Kudus Surakarta, Felixtian Teknowijoyo atas dugaan pemalsuan surat pernyataan pindah sekolah ke Polresta Surakarta.

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Wong Sioe Mie, Zainal Arifin kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Senin (24/2/2020).

Menurut Zainal, kliennya tidak pernah membuat maupun menandatangani surat pernyataan pindah sekolah anaknya.

Sehingga, surat pernyataan pindah sekolah diduga dipalsukan.

"Di situ (surat pernyataan) disebutkan bahwa alasan keluar untuk anak berinisial Y atas permintaan tertulis dari orangtua. Setelah saya tanyakan kepada klien, mereka tidak membikin pernyataan secara tertulis," katanya.

Baca juga: Siswa SMP di Solo Dikeluarkan dari Sekolah karena Ketahuan Isap Vape

Atas dasar keterangan dari kliennya itu, kuasa hukum melakukan investigasi.

Sepekan setelah Y dikeluarkan dari sekolah lantaran mengisap rokok elektrik ( vape), ditemukan adanya surat pernyataan pindah sekolah berupa tulisan tangan yang ditandatangani kliennya berupa foto.

Setelah itu, pihaknya mengadukan kepala sekolah atas dugaan pemalsuan surat pernyataan pindah sekolah tersebut ke Polresta Surakarta.

"Pada waktu kita cocokkan surat pernyataan tersebut, bukan merupakan tulisan tangan dari klien saya. Dan itu bukan merupakan tanda tangan klien saya," ungkapnya.

"Atas dasar tersebut kami mengadukan dugaan tindak pidana pemalsuan ke Polresta Surakarta," ujar Zainal menambahkan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X