Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Menpan RB Beri Nilai A Akuntabilitas Kinerja Pemprov Jateng

Kompas.com - 24/02/2020, 15:44 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat menerima SAKIP Award 2019, di Ballroom Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin (24/2/2020). DOK. Humas Pemprov Jawa TengahGubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat menerima SAKIP Award 2019, di Ballroom Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin (24/2/2020).

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah ( Jateng) mendapatkan  predikat A pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah (SAKIP) Award 2019.

Capaian itu terjadi usai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahyo Kumolo, memberi penghargaan predikat A pada SAKIP Award 2019 ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), di Ballroom Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin (24/2/2020).

Meski mendapat predikat A,  Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku belum puas dan akan terus mendorong Jateng agar bisa meraih predikat AA.

“Kami sih belum puas, tapi alhamdulillah teman-teman masih bisa mempertahankan predikat A,” kata Ganjar usai menerima penghargaan SAKIP Award 2019, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Secara keseluruhan, nilai hasil evaluasi Pemprov Jateng mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Pada 2018, nilai yang diraih sebanyak 80,16 dengan predikat A. Sementara itu, pada 2019, nilainya naik menjadi 81,56.

Baca juga: Lewat Program Satu Desa Satu SKPD, Pemprov Jateng Entaskan Kemiskinan

Nilai tersebut terdiri dari komponen perencanaan kerja yang berjumlah 26,38 menjadi 26,77, pengukuran kinerja dari 19,87 menjadi 20,50, pelaporan kinerja dari 11,68 menjadi 11,99, capaian kinerja dari 13,99 menjadi 14,04, dan evaluasi internal dengan nilai sama yaitu 8,26.

Ganjar mengatakan, untuk mendapat predikat AA perlu dilakukan beberapa langkah. Meski begitu, bagaimana seluruh fungsi dan program bisa sampai ke masyarakat merupakan hal yang penting untuk diperhatikan.

“Betul-betul kami persiapkan perencanaan, efesien, efektifitas, dan alokasinya. Tidak lagi hanya memikirkan output, tapi juga outcome, sehingga betul-betul terukur manfaatnya terhadap rakyat,” kata Ganjar.

Apresiasi DIY Yogyakarta

Pada kesempatan tersebut, Ganjar sempat mengapresiasi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berhasil meraih predikat AA.

Baca juga: SPP Gratis di Jateng, Ganjar Minta yang Telanjur Bayar Dikembalikan

“Kami tentu akan banyak belajar dengan Pemprov DIY supaya bisa mencapai AA,” kata Ganjar.

Selain Jateng dan DIY, beberapa kabupaten dan kota di Jateng juga meraih penghargaan. Di antaranya Kota Pekalongan, Wonogiri, Cilacap, dan Banyumas, yang mendapat predikat BB.

Tjahyo mengatakan, pemberian SAKIP Award merupakan bagian dari reformasi birokrasi, dan upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran dan efektivitas program daerah.

“Sesuai arahan pak presiden, ini bagian dari reformasi birokrasi untuk mendorong efesiensi anggaran dan efektivitas program Pemerintah Daerah (Pemda),” kata Tjahyo.

Baca juga: Ganjar Wajibkan Seluruh OPD Jateng Miliki Akun Medsos Terverifikasi

Tjahyo mencontohkan, Pemprov DIY mampu melakukan efisiensi program dari 3.000 lebih menjadi 800.

“Tidak hanya penyederhanaan, tapi akuntabilitas secara luas, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Tjahyo.

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya