Gubernur Sutarmidji Tegaskan Netral dalam Pilkada 7 Kabupaten di Kalbar

Kompas.com - 24/02/2020, 14:37 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAGubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menegaskan tidak akan terlibat dalam pemenangan salah satu calon dalam pemilihan kepala daerah ( pilkada) serentak tahun 2020.

Menurut dia, jika ada bakal calon bupati dan wakil bupati yang mengaku didukung Sutarmidji, itu adalah klaim sepihak.

"Kalau ada pasangan bakal calon bupati dan calon wakil bupati yang mengaku saya dukung, itu klaim sepihak," kata Sutarmidji dalam rapat koordinasi persiapan pemilihan kepala daerah di Hotel Kapuas Palace, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (24/2/2020).

Baca juga: KPU Tetapkan Sutarmidji-Ria Norsan sebagai Gubernur dan Wagub Kalbar

Sutarmidji mengatakan, dalam pilkada kali ini dia akan menempatkan diri sebagai gubernur yang tidak memiliki kapasitas mendukung pasangan calon mananapun.

"Saya ingin menempatkan diri sebagai gubernur dan tidak berkapasitas mendukung pasangan calon manapun serta saya tidak akan mendukung siapa-siapa. Saya netral," ujar Sutarmidji.

Bang Midji, sapaan akrabnya ini juga memberikan peringatkan kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak terlibat dalam politik praktis dengan mendukung pasangan calon bupati maupun wakil bupati.

"Saya serius ya, bukan gertak, kalau ada kedapatan ASN yang mendukung atau berpihak pada pasangan calon dalam pilkada, saya pastikan akan ditindak," tegas Midji.

Penindakan ASN yang terlibat politik praktis berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menyatakan pegawai negeri memiliki kewajiban menjaga netralitas, serta bersih dari keberpihakan terhadap kelompok politik tertentu.

"Jika terbukti melanggar, aturan-aturan tentang ASN akan mungkin diterapkan. Saya pastikan akan menjalankannya," seloroh Midji.

Baca juga: Pilkada Kalbar, Pasangan Karolin-Gidot Ucapkan Selamat pada Sutarmidji-Ria Norsan

Dia juga harap Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pilkada berlaku adil dan transparan kepada semua pasangan calon.

"Semoga pilkada serentak 2020 ini berjalan tertib dan aman," tutup Midji.

Sebagaimana diketahui, ada 7 kabupaten di Kalbar yang akan menggelar pilkada serentak pada September 2020 mendatang, yakni Kabupaten Sambas, Bengkayang, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, dan Ketapang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X