Kompas.com - 24/02/2020, 10:59 WIB
Anggota TNI 0710 Pekalongan Jawa Tengah mengevakuasi warga Kelurahan Tirto yang terdampak banjir. Kompas.com/Ari HimawanAnggota TNI 0710 Pekalongan Jawa Tengah mengevakuasi warga Kelurahan Tirto yang terdampak banjir.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Pekalongan, Jawa Tengah dari Minggu (23/2/2020) malam hingga Senin (24/2/2020) membuat Sungai Bremi dan Sungai Meduri kembali meluap.

Ribuan rumah warga yang tersebar di 4 kecamatan seperti Pekalongan Barat, Timur, Selatan dan Utara terendam banjir.

Akibatnya, 680 jiwa kini mengungsi akibat luapan sungai karena tidak bisa menampung air hujan.

Banjir paling parah merendam Kecamatan Pekalongan Barat, terutama di Kelurahan Tirto.

Baca juga: Tiga RW di Pegangsaan Dua Kelapa Gading Masih Terendam Banjir

Genangan air banjir bahkan mencapai 70 sentimeter yang membuat warga mengungsi.

"Ini saya mengungsi sudah 4 kali, kalau hujan deras banjir terus. Bahkan ini tambah parah," kata Toni warga Kelurahan Tirto.

Data dari Kodim 0710 Pekalongan ada 683 jiwa yang sementara mengungsi.

Anggota TNI dan relawan dari BPBD, PMI dan sejumlah pihak masih melakukan evakuasi warga tedampak banjir.

Baca juga: Lebih dari 10.000 Warga Jakarta Terdampak Banjir, 2.393 Harus Mengungsi

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan, pihaknya terus mengevakuasi warga karena curah hujan yang masih tinggi terutama di Kelurahan Tirto.

"Paling banyak di Masjid Alkaromah yang mencapai 400-an orang. Untuk dapur umum sudah ada sejak 20 Februari lalu karena masih tanggap darurat," ungkap Johan.

Selain rumah, banjir juga menggenangi jalur pantura Kelurahan Tirto sepanjang 500 meter dengan ketinggian 30 cm.

Kendaraan dari arah Semarang ke Jakarta harus mengurangi kecepatannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X