Unik, Bentuk Candi yang Terpendam di Dieng Seperti Palang Yunani

Kompas.com - 24/02/2020, 10:37 WIB
BPCB Jawa Tengah melakukan ekskavasi di lokasi penemuan candi di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/DOK UPT OBYEK WISATA DIENGBPCB Jawa Tengah melakukan ekskavasi di lokasi penemuan candi di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Bangunan candi yang ditemukan terkubur di lahan milik warga Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, berbeda dengan candi yang sudah ada sebelumnya.

Ketua Kelompok Kerja Pemugaran Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah sekaligus Koordinator Unit Candi Dieng Eri Budiarto mengatakan, candi tersebut memiliki keunikan tersendiri dibanding sembilan candi lain di kawasan tersebut.

"Bentuk denahnya sudah kelihatan. Bentuk candi ini seperti palang Yunani, tapi bentuknya persegi panjang, kalau palang Yunani kan bentuknya bujur sangkar," kata Eri saat dihubungi, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Bangunan yang Terpendam di Lahan Warga Dieng Dipastikan Candi

Menurut Eri, candi tersebut cukup besar untuk ukuran candi di Dataran Tinggi Dieng dengan lebar bangunan 5X4 meter.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan tinggi bangunan tersebut.

Keunikan lain, lanjut Eri, jika dilihat dari arah tangganya, candi tersebut menghadap ke arah timur. Hal itu berbeda dengan candi-candi lain di Dieng yang umumnya menghadap ke barat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, bagian puncak candi memiliki motif lotus. Motif tersebut belum pernah ditemukan pada candi-candi di Dieng yang umumnya memiliki puncak bangunan meru atau keben.

"Menurut saya temuan candi ada keterkaitan dengan candi-candi lainnya yang ada di Dieng. Kalau berdiri dari tempat itu, kita bisa melihat keseluruhan candi yang ada di dataran rendahnya," ujar Eri.

Baca juga: Gali Septic Tank, Warga Temukan Struktur Bangunan Diduga Candi di Dieng

Eri mengatakan, candi tersebut diduga merupakan tetua dari candi-candi lainnya. Selain lebih tinggi, batu candi tersebut berukuran lebar dan tipis, sedangkan candi-candi lain berbentuk balok kecil-kecil.

Diberitakan sebelumnya, BPCB Jawa Tengah telah melakukan ekskavasi atau penggalian di lokasi sejak Senin (17/2/2020) pekan lalu.

Struktur bangunan yang ditemukan terpendam di lahan milik Alif Faozy warga Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, dipastikan merupakan sebuah candi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X